Pengurus IWAPI Tuban: Batik Royan, Dari Tradisi Batik Gedog Menembus Galeri Pusat Perbelanjaan Modern

TUBAN, MEDIAKOTA.COM,-
Berangkat dari kecintaan terhadap warisan budaya lokal, Ibu Sunti’ah berhasil mengembangkan Batik Royan menjadi usaha kreatif berbasis batik tulis Gedog khas Tuban yang mampu menembus pasar ritel modern di sejumlah pusat perbelanjaan ternama.

Usaha yang dirintis sejak tahun 2000 tersebut tidak sekadar bergerak dalam produksi pakaian berbahan batik. Batik Royan juga membawa misi memperkenalkan kekayaan motif dan karakter batik Gedog Tuban melalui sentuhan desain yang inovatif dan mengikuti perkembangan dunia fesyen.

Sunti’ah mengungkapkan, perjalanan Batik Royan dimulai dari produksi batik tulis Gedog, salah satu kekayaan kerajinan tradisional yang menjadi ciri khas Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Seiring perjalanan waktu, usaha tersebut terus berkembang hingga produknya kini hadir di sejumlah galeri pusat perbelanjaan, di antaranya Sogo Galaxy Mall, Sogo Pakuwon, Royal Plaza Surabaya, serta City Mall Tuban.

Keunggulan Batik Royan terletak pada proses kreatif yang dikerjakan langsung oleh Sunti’ah. Mulai dari penciptaan motif, penyusunan pola, hingga pengembangan desain menjadi busana siap pakai, seluruhnya berada dalam sentuhan kreativitasnya.

Tidak berhenti pada produk kain batik konvensional, Batik Royan juga menghadirkan beragam kreasi busana modern. Di antaranya outer kombinasi, jaket kombinasi, serta berbagai model pakaian lainnya yang memadukan karakter tradisional batik Gedog dengan gaya fesyen masa kini.

Langkah tersebut menjadi strategi Batik Royan dalam memperluas pasar sekaligus menjadikan batik tradisional lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat modern.

Perjalanan Sunti’ah membuktikan bahwa warisan budaya lokal memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi produk ekonomi kreatif bernilai tambah apabila dipadukan dengan inovasi, konsistensi, dan keberanian membaca kebutuhan pasar.

Melalui Batik Royan, batik tulis Gedog Tuban tidak hanya dipertahankan sebagai warisan tradisi, tetapi juga diperkenalkan sebagai karya fesyen yang memiliki daya saing di tengah perkembangan industri mode nasional. (f/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!