KUBU RAYA MEDIAKOTA.Com — Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memimpin Apel Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (16/7/2026).
Apel tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan tahun ini. Dalam amanatnya, Pangdam Novi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten, unsur TNI-Polri, dan insan pemadam kebakaran yang telah menunjukkan kesiapan tinggi.
“Secara periodik iklim juga berperan serta menyebabkan kekeringan sesuai dengan siklusnya. Untuk itu, kesiapan personel, peralatan, perlengkapan, dan material harus dipastikan sejak awal sebagai langkah preventif,” kata Pangdam.
Pangdam menegaskan karhutla tidak hanya merusak lingkungan. Dampak lanjutan berupa kabut asap juga akan mengganggu kesehatan masyarakat dan sektor ekonomi. Karena itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dengan para pihak terkait.
“Keberhasilan penanggulangan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu institusi saja. Perlu kerja sama sinergis antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam swasta, perusahaan sebagai pemilik lahan, masyarakat, hingga tokoh masyarakat yang menjadi panutan di wilayahnya,” kata Mayjen Novi.
Ia mengingatkan agar peristiwa kabut asap besar pada tahun 2019 silam tidak terulang. Karena itu, penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat harus terus digencarkan agar masyarakat lebih sadar akan bahaya karhutla.
“Kita sebagai aparat di wilayah Kalimantan Barat khususnya Kubu Raya harus memiliki kewaspadaan dan kesiapsiagaan maksimal. Laksanakan prosedur yang telah digariskan pimpinan untuk menghindari kerugian personel maupun materiel,” tegasnya.
Mayjen Novi juga meminta jajaran aktif melakukan sosialisasi dan pemantauan titik panas secara dini agar potensi karhutla dapat ditekan.
“Saya yakin dengan sinergi, disiplin, dan semangat kebersamaan seluruh komponen, kita mampu mencegah karhutla sehingga masyarakat Kalimantan Barat dapat beraktivitas dengan aman, sehat, dan produktif secara normal,” pungkasnya.
Bupati Kubu Raya Sujiwo menyebut kehadiran unsur TNI, Polri, dan pihak lainnya sebagai wujud nyata keseriusan pemerintah dalam menghadapi potensi karhutla.
“Dan tentunya kehadiran beliau (Pangdam) bersama Danlanud dan Satbrimob serta yang lainnya akan menambah semangat. Dan hal ini merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah bersama TNI dan Polri, bersama pihak swasta, damkar swasta, MPA, untuk melawan yang namanya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Sujiwo.
Ia menjelaskan upaya penanganan karhutla saat ini dilakukan dengan dua strategi, yaitu antisipasi preventif dan penanggulangan. Sujiwo menyebut wilayah Kubu Raya sudah belasan hari tidak turun hujan. Namun, enam titik kebakaran yang muncul sejauh ini sudah dapat dikendalikan.
“Ya Alhamdulillah, sampai saat ini kita sudah belasan hari kita tidak hujan. Enam titik yang sekarang terjadi kebakaran semuanya Alhamdulillah dapat kita kendalikan,” ucapnya.
“Saya terima kasih sekali dengan kehadiran TNI dan Polri yang luar biasa hadir membantu kami, termasuk damkar-damkar swasta, MPA. Maka sekali lagi saya mengucap terima kasih kepada Panglima, Danlanud, TNI dan Polri yang bahu-membahu membantu kami dalam rangka menanggulangi serta mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” lanjutnya.
Sujiwo menekankan dampak karhutla sangat serius karena menyasar kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi.
“Saya selalu sampaikan bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan itu sangat serius. Bisa ke sektor kesehatan ketika sudah asap tebal, penyakit ISPA itu luar biasa, penyakit pernafasan. Belum lagi masalah pendidikan, kalau sudah asap tebal, sekolah-sekolah diliburkan. Ke sektor ekonomi, penerbangan terhenti, maka pergerakan ekonomi juga akan terhenti, akan berpengaruh,” jelasnya.
Sujiwo berharap kehadiran Pangdam di lapangan menjadi penyemangat tambahan bagi para petugas pemadam.
“Sekali lagi kehadiran Pak Panglima menjadi penyemangat kami di lapangan ini,” pungkasnya.
Rendy












