Nuklir Modern Dinilai Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional, Indonesia Didorong Siapkan Reaktor Generasi Keempat

Jakarta, MEDIAKOTA.COM,-
Pengembangan energi nuklir kembali mengemuka sebagai solusi strategis untuk menjawab tantangan kebutuhan energi nasional sekaligus memperkuat agenda transisi menuju energi rendah emisi. Pakar aplikasi energi nuklir, Dr. Syaiful Bakhri, menilai Indonesia perlu mulai mempersiapkan penerapan teknologi reaktor generasi baru yang lebih aman, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Dr. Syaiful menjelaskan bahwa perkembangan teknologi reaktor nuklir dunia telah mengalami transformasi signifikan.

Indonesia, menurutnya, perlu mengambil momentum untuk mulai mengarahkan pengembangan energi nasional pada pemanfaatan teknologi reaktor generasi keempat yang memiliki tingkat efisiensi dan keselamatan lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.

“Harapannya reaktor generasi keempat ini dapat diimplementasikan menjadi salah satu tipe PLTN di Indonesia,” ujar Dr. Syaiful Bakhri.

Ia menerangkan, kebutuhan energi nasional diproyeksikan akan terus meningkat hingga tahun 2040 bahkan 2060. Karena itu, Indonesia membutuhkan sumber energi yang tidak hanya mampu memasok listrik dalam skala besar, tetapi juga berkelanjutan dan mendukung pengembangan industri nasional.

Salah satu teknologi yang dinilai paling potensial adalah High Temperature Gas-cooled Reactor (HTGR). Teknologi ini disebut memiliki fleksibilitas tinggi karena tidak hanya dapat digunakan untuk pembangkitan listrik, tetapi juga mendukung berbagai kebutuhan industri berbasis energi bersih.

Menurut Dr. Syaiful, HTGR membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mengembangkan ekosistem industri masa depan, termasuk produksi hidrogen hijau dan berbagai proses industri yang membutuhkan pasokan energi stabil serta rendah emisi karbon.

“Teknologi ini nantinya dapat dikombinasikan dengan kebutuhan industri, termasuk untuk mendukung produksi hidrogen dan berbagai proses industri lainnya,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pengembangan teknologi nuklir modern tidak semata berbicara soal pembangkit listrik, tetapi juga tentang pembangunan fondasi ketahanan energi nasional jangka panjang. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan tekanan global terhadap pengurangan emisi karbon, teknologi nuklir dinilai mampu menjadi bagian penting dari strategi besar transisi energi Indonesia.

Pemanfaatan reaktor generasi baru juga diyakini dapat memperkuat daya saing industri nasional, menciptakan sistem energi yang lebih efisien, serta mendukung tercapainya target pembangunan berkelanjutan.

Dengan potensi sumber daya yang dimiliki dan kebutuhan energi yang terus meningkat, Indonesia dinilai perlu mulai mengambil langkah konkret dalam mempersiapkan ekosistem teknologi, regulasi, serta sumber daya manusia guna mendukung implementasi energi nuklir modern di masa depan.(f/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!