KAPUAS HULU MEDIAKOTA.Com– Warga Kecamatan Bunut Hulu minta Gubernur Kalbar Ria Norsan Desak PT PLN (Persero) untuk segera hentikan pemadaman Listrik setiap hari di berapa Desa Kecamatan Bunut Hulu Kab Kapuas Hulu yang berdampak pada warga masyarakat.Senin (14/9/26).
Pemadaman listrik yang kembali terjadi di 15 Desa wilayah Kecamatan Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalbar memicu keluhan dan meresahkan masyarakat.
Pemadaman berlangsung berulang kali dalam satu hari di dua bulan terahir ini, warga juga menilai PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Putussibau belum memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab utama gangguan tersebut.
Banyak pelanggan mengaku aktivitas rumah tangga, usaha, hingga pekerjaan terganggu dan barang elektronik rusak akibat pemadaman yang sering terjadi sejak sudah berapa bulan ini.
Sejumlah warga mempertanyakan alasan sebenarnya di balik gangguan yang membuat pasokan listrik harus dihentikan selama berjam-jam di berbagai wilayah.
Silai warga Muncin mengatakan kami warga masyarakat sebagai pelanggan tentu ingin tahu sebenarnya apa penyebab sehingga listrik sering padam seperti ini.
PLN tidak pernah memberi tahu menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik secara bergilir di 15 Desa di kecamatan Bunut hulu dengan durasi sekitar lima hingga enam jam pada setiap wilayah terdampak.
Kendati demikian, sebagian pelanggan mengaku kecewa karna mengalami pemadaman di luar jadwal yang diumumkan sehingga menambah keresahan masyarakat.
Kami masyarakat kecamatan Bunut hulu meminta agar ada penjelasan lebih rinci dari PLN ULP Putussibau mengenai penyebab pemadaman tersebut.
Masyarakat juga berharap kepada Petugas PLN tidak hanya menerima pembayaran Tagihan dari pelanggan, tetapi juga memberikan edukasi dan informasi secara transparan agar masyrakat pelanggan memahami penyebab gangguan serta langkah yang dilakukan untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang lagi
Kebutuhan arus listrik didalam kehidupan masyarakat tidak bisa dielakan sebagai alat penarangan maupun untuk peralatan lain yang mengunakan listrik, dengan seringnya mati serta daya arus listrik yang rendah membuat banyak kerugian bagi masyarakat karena alat eloktronik mereka banyak yang rusak .
Masyarakat merasa kecewa terhadap pelayanan pihak PT PLN ULP Kab Kapuas hulu yang belum mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan kekecewaan masyarakat cukup beralasan karena sejak belakangan ini arus listrik lebih sering mati dari pada hidup
Silai seorang pelanggan PT PLN, di Desa Riam Piyang kecamatan Bunut hulu,terasa di bayangi rasa kesal dan kecewa berat akibat krisis listrik yang berkepanjangan ini membuat kerugian masyarakat yang cukup besar pasalnya akibat tekanan daya listrik yang rendah dan dengan seringnya mati listrik menimbulkan kerusakan banyak peralatan elektronik milik masyarakat seperti TV,Kulkas dan lainnya yang bersumberkan kepada arus listrik .
Yang menjadi kekecewaan masyarakat untuk membeli kelengkapan rumah tangga beruapa alat elektronik sangat sulit didapat bahkan ada sebagian masyarakat terpaksa mengirit belanja dapur untuk membeli sebuah TV Kulkas dan lainnya, dan ada juga yang tidak memiliki uang untuk beli kontan maka mereka terpaksa berhutang.
Kelengkapan rumah tangga yang sulit didapat ini sejak arus listrik hidupnya tidak normal banyak yang rusak, padahal masyarakat sudah berupaya menjaga dan berhemat untuk memakainya dalam waktu yang singkat dapat rusak dan jelas masyarakat rugi
Salah seorang Warga Desa Temuyuk Kecamatan Bunut Hulu Rono melaporkan korban arus listrik yang tidak normal sehingga alat elektronik Dua Unit Kulkas yang dimilikinya rusak padahal barang tersebut belum lama dibelinya dengan sudah payah didapat .
Lebih parah lagi akibat listrik yang sering mati- mati hidup dan lebih banyak mati dari pada hidupnya sangat mempengaruhi terhadap perekonomian masyarakat karena usaha yang mereka lakukan sangat berketergantungan kepada listrik misalnya, pengusaha Warung pengusaha meubiler dan berbagai usaha home industri lainya.
Akibat kerugian secara terus menerus akhirnya banyak dikalangan pengusaha dan UMKM gulung tikar karena tidak mampu untuk membayar gaji karyawannya, sedangkan bagi pengusaha home industri yang mengunakan diesel jelas akan mengeluarkan dana yang cukup besar.
Dalam hal ini kami dari masyarakat kecamatan Bunut hulu sangat berharap kepada Bapak Gubernur Kalbar Ria Norsan dapat menindak lanjuti persoalan ini dan berkoordinasi dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) agar pasokan listrik di Kecamatan kami dapat distabilkan.
(Suharmanto)












