Kelapa Kampit, Belitung Timur – Bertepatan dengan momentum menyambut Hari Raya Idul Adha, perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Steelindo Wahana Perkasa (PT. SWP) kembali menegaskan komitmen sosialnya melalui aksi nyata di sektor keagamaan sekaligus penguatan ekonomi berbasis komoditas lokal.
Langkah ini ditandai dengan penyerahan bantuan hewan kurban berupa sapi kepada masyarakat desa di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Belitung Timur. Uniknya, agenda rutin tahunan ini dirangkaikan langsung dengan penyerahan bantuan unit mesin pengolahan kopi pasca-panen kepada Kelompok Tani (Poktan) Aik Kilong di Desa Mentawak. Senin (25/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Kombinasi dua program bertajuk “Sinergi Spiritual dan Ekonomi” ini mencerminkan arah kebijakan Corporate Social Responsibility (CSR) PT SWP yang tidak hanya menyentuh aspek sosial-keagamaan sesaat, tetapi juga berfokus pada kemandirian ekonomi masyarakat jangka panjang.
Prosesi penyerahan bantuan sapi kurban ini dipusatkan di lapangan kantor Kuala Lumpur Kepong (KLK) Region Belitung. Dimana nampak hadir Bupati Beltim Kamarudin Muten, Para Forkopimda Beltim, President Director KLK Region Belitung Kanapathi Rao A Natchana, Assistant General Manager PT SWP Suman Dharmana beserta seluruh manajemen PT SWP, Para Kepala Desa di sekitar wilayah operasional perusahaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.
Assistant General Manager, Suman Dharmana yang mewakili pimpinan manajemen tertinggi, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara ini meskipun situasi ekonomi sedang penuh tantangan.
“Alhamdulillah, pada tahun ini, di tengah kesulitan ekonomi dan berbagai macam tantangan yang kita hadapi, manajemen KLK Region Belitung tetap berkomitmen kuat untuk berbagi. Di tahun yang mulia ini, kami ingin terus merawat semangat saling peduli terhadap sesama,” ujar Suman Dharmana dalam sambutannya.
Suman Dharmana juga katakan bahwa pihak perusahaan berharap bantuan ini mendatangkan keberkahan bagi semua pihak dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya warga yang bermukim di wilayah lingkar perkebunan. Dan Bantuan sapi kurban ini diserahkan secara simbolis kepada perwakilan dari 11 desa yang berada di wilayah terdampak operasional perusahaan di Kelapa Kampit, Belitung Timur.
“Kami selalu berharap dapat terus berbagi dengan masyarakat. Namun di sisi lain, kami juga sangat mengharapkan sinergi, kerja sama, dan saling mendukung. Sebab tanpa dukungan dari bapak-bapak sekalian, tentu berbagai tantangan operasional di lapangan akan sulit kita hadapi bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Beltim Kamarudin Muten menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT. Steelindo Wahana Perkasa ( SWP) atas kepedulian dan kontribusinya kepada masyarakat sekitar, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Adha yang penuh makna ini.
” Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial semata, tetapi juga menjadi simbol terjalinnya hubungan yang harmonis, saling menghargai, dan saling mendukung antara perusahaan dengan masyarakat di lingkungan sekitar,” ungkap Bupati Beltim Kamarudin Muten yang akrab disapa Pak Afa.
Afa juga berharap semangat berbagi dan kepedulian seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui program CSR lainnya yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
” Kepada desa-desa yang menerima bantuan, semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,
menjadi berkah bagi para penerima, serta memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong di antara kita semua,” pesannya kepada 11 Desa penerima bantuan sapi kurban dari PT SWP.
Acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan hewan kurban dan sesi foto bersama. Kemudian rangkaian acara berlanjut ke agenda pemberdayaan ekonomi di Desa Mentawak yaitu penyerahan bantuan mesin olah kopi terintegrasi ini menjadi angin segar bagi para petani setempat.
Komoditas Kopi Aik Kilong, yang selama ini terus dikembangkan dan mulai dikenal luas, kini mendapat dorongan teknologi mumpuni untuk meningkatkan kapasitas serta mutu produksinya. Dimana kehadiran mesin modern dari PT SWP ini akan memotong rantai panjang pemrosesan biji kopi (green beans) secara tradisional yang kerap memakan waktu lama dan rentan menurunkan kualitas rasa akibat faktor cuaca buruk.
“Bantuan mesin ini sangat strategis bagi kami. Kami tidak lagi sekadar menjual kopi mentah dalam bentuk asalan. Dengan mesin modern ini, Poktan bisa melakukan proses roasting (penyandangan) dan penggilingan yang standar, menjaga konsistensi aroma khas Kopi Aik Kilong, sekaligus menaikkan nilai jual produk di pasar kedai kopi modern saat ini,” terang Ketua Poktan Aik Kilong, Heryanto.
Langkah integrasi bantuan ini juga sejalan dengan program edukasi agribisnis pertanian yang tengah digalakkan bersama di wilayah tersebut. Sinergi ini diharapkan mampu memantik minat generasi muda lokal di Kelapa Kampit untuk melihat sektor perkebunan non-sawit, seperti kopi, sebagai peluang bisnis dan ruang usaha yang menjanjikan nilai ekonomis tinggi.
Melalui penyerahan paket bantuan ganda ini, PT SWP membuktikan bahwa investasi industri di daerah harus berjalan beriringan dengan lestarinya tradisi keagamaan masyarakat serta bangkitnya kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal desa.












