Membongkar Proyek “Penunjukan Langsung” di Dinas Pendidikan Belitung Timur: Kejari Sita Dokumen Kunci

Manggar, Belitung Timur – Tabir misteri di balik proyek pengadaan barang dan jasa Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur tahun anggaran 2024 mulai terkuak. Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Belitung Timur secara mengejutkan melakukan penggeledahan besar-besaran di kantor dinas tersebut, Kamis (16/7/2026).

Langkah berani ini menjadi sinyal kuat bahwa korps adhyaksa tidak main-main dalam mengusut dugaan korupsi belanja modal gedung dan bangunan yang menggunakan sistem Pengadaan Langsung (PL). Sistem yang seharusnya digunakan untuk efisiensi, diduga kuat menjadi celah bagi praktik lancung yang merugikan keuangan negara.

Suasana di Kantor Dinas Pendidikan yang semula tenang mendadak tegang saat tim penyidik datang membawa Surat Perintah Penggeledahan dan Penetapan Pengadilan Negeri. Petugas langsung menyisir beberapa ruangan vital, terutama ruang pengelolaan pengadaan serta ruang administrasi keuangan.

Dari pantauan di lapangan, penyidik bergerak secara profesional dan memeriksa lembar demi lembar berkas secara mendetail. Hasilnya, tumpukan dokumen administrasi dan berkas kontrak pengadaan berhasil disita dan dimasukkan ke dalam boks barang bukti. Dokumen-dokumen inilah yang diyakini menjadi “kotak pandora” untuk membongkar aliran dana dan rekayasa proyek.

Meskipun penggeledahan ini merupakan upaya paksa yudisial, seluruh proses berlangsung kondusif. Pihak Dinas Pendidikan Belitung Timur dinilai kooperatif dalam membuka akses terhadap dokumen yang diperlukan penyidik.

Pihak Kejaksaan Negeri Belitung Timur menegaskan bahwa proses ini murni penegakan hukum yang objektif dan bebas dari intervensi politik mana pun.

Berdasarkan regulasi terbaru dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, penggeledahan ini sah demi hukum guna menyelamatkan aset negara, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah sebelum ada putusan inkrah dari pengadilan.

Kini, bola panas berada di meja tim analisis kejaksaan. Penyidik tengah bergerak cepat meneliti dokumen yang disita untuk mencocokkan alat bukti. Kejaksaan juga memberi sinyal kuat bahwa penyidikan ini akan terus dikembangkan secara vertikal maupun horizontal.

Publik kini menanti, siapakah aktor intelektual di balik dugaan manipulasi proyek gedung sekolah ini? Pihak Kejari berjanji akan membuka perkembangan kasus ini secara berkala kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!