Jangkang, Belitung Timur – Suasana Minggu (23/8/2026) siang di warung kopi Ibu Muryanti mendadak hangat. Di bawah terik musim kemarau yang mulai menyengat, aroma kopi lokal berpadu dengan diskusi serius namun santai antara seorang abdi negara dan masyarakat.
Ia, Sertu Joko Nugroho, Babinsa Desa Jangkang dari Koramil 414-03/Gantung, yang memilih meja kayu warung kopi sebagai ruang koordinasi. Bukan di ruang rapat formal, pendekatan humanis lewat Komunikasi Sosial (Komsos) ini menjadi strategi andalannya untuk menyerap langsung denyut nadi keamanan di wilayah binaannya.
Dalam cangkir-cangkir kopi yang tersaji, mengalir informasi penting mengenai perkembangan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Warga tanpa canggung bertukar cerita dan memberikan masukan berharga langsung kepada sang Babinsa.
“Justru di tempat seperti ini warga bisa bicara lepas tanpa sekat. Informasi sekecil apa pun dari mereka adalah kunci pencegahan dini konflik wilayah,” ujar Sertu Joko di sela-sela kegiatannya.
Namun, fokus utama Komsos kali ini bukan sekadar Kamtibmas. Menghadapi ancaman musim kemarau yang kian nyata, Sertu Joko memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi krusial. Ia mengetuk kesadaran warga agar lebih ketat menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Langkah proaktif ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang merasa diayomi. Hingga cangkir kopi terakhir dikosongkan, aktivitas interaksi sosial ini berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif, membuktikan bahwa sinergi TNI dan rakyat di tingkat desa tetap menjadi fondasi terkuat pertahanan wilayah.












