Jakarta, MEDIAKOTA.COM,-
Dinamika pencalonan Ketua Umum Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM-PAN) dinilai menjadi bukti nyata tumbuhnya kaderisasi yang sehat, matang, dan progresif di tubuh organisasi.
Proses demokrasi internal yang berlangsung dinamis justru memperlihatkan kesiapan kader-kader muda terbaik dalam melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi.
Hal ini dikatakan Sekretaris Dewan Kehormatan DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional, Iswari Muchtar, baru-baru (20/5) di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa seluruh calon ketua umum yang telah mendaftarkan diri merupakan representasi kader terbaik yang dimiliki BM PAN saat ini.
Menurutnya, setiap kandidat hadir dengan kapasitas, pengalaman, serta karakter kepemimpinan yang berbeda-beda. Keberagaman kualitas tersebut menjadi kekuatan besar bagi organisasi dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang solid dan berkelanjutan.
“Sebagai pihak yang membersamai dan mengawal proses pendaftaran dari awal hingga penutupan, saya melihat para calon ketua umum yang hadir hari ini merupakan representasi kader-kader terbaik BM PAN. Masing-masing memiliki kekuatan, pengalaman, dan karakter kepemimpinan yang berbeda, dan itu menjadi kekayaan organisasi. Ini menunjukkan bahwa BM PAN tidak kekurangan kader berkualitas, justru surplus energi terbaik yang siap mengabdi dan bergerak dalam satu barisan perjuangan bersama Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan,” ujar Iswari.
Ia menilai, kontestasi dalam organisasi kader harus dipahami sebagai bagian dari proses pendewasaan demokrasi internal, bukan sebagai ruang perpecahan. Perbedaan pilihan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi modern, selama tetap dibangun di atas semangat persaudaraan, loyalitas organisasi, dan visi perjuangan yang sama.
Lebih lanjut, Iswari menekankan bahwa Kongres VII BM PAN harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas posisi BM PAN sebagai wadah kader muda PAN yang progresif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan politik masa depan.
“Siapa pun yang nantinya mendapat amanah, yang paling penting adalah seluruh energi organisasi tetap terjaga, soliditas kader semakin kuat, dan BM PAN terus menjadi kekuatan strategis yang memberi kontribusi nyata bagi partai maupun masyarakat. BM PAN harus tetap menjadi kawah candradimuka kader muda PAN, tempat lahirnya pemimpin-pemimpin tangguh yang siap melanjutkan perjuangan organisasi dan partai ke depan,” tutupnya.(f/red)












