PONTIANAK MEDIAKOTA.Com— Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat mendukung langkah PWI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mengusulkan Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin sebagai Pahlawan Pers Nasional.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua PWI Provinsi Kalimantan Barat, Kundori, sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan PWI DIY dalam mengenang sekaligus memperjuangkan sosok wartawan Udin yang gugur setelah menjalankan tugas jurnalistik.
“Kalau disimak bersama, Udin ini menjadi simbol perjuangan pers. Almarhum gugur dalam menjalankan tugasnya,” kata Kundori, Kamis (20/8/2026).
Menurut Kundori, perjuangan Udin merupakan bagian penting dari sejarah kebebasan pers di Indonesia. Semasa menjalankan profesinya sebagai wartawan, Udin dikenal kritis dalam meliput berbagai persoalan, termasuk kebijakan pemerintahan pada masa itu.
Kundori menuturkan, perjuangan Udin dalam menjalankan tugas jurnalistik harus menjadi bagian dari catatan sejarah pers nasional. Udin mengalami tindak penganiayaan pada 13 Agustus 1996 dan kemudian meninggal dunia pada 16 Agustus 1996.
“Udin mengalami hal yang buruk berupa tindak penganiayaan pada 13 Agustus 1996 dan berpulang pada 16 Agustus 1996,” ungkapnya.
Kundori menilai, pengusulan Udin sebagai Pahlawan Pers Nasional menjadi momentum penting untuk mengingat kembali nilai-nilai keberanian, independensi, dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi jurnalistik.
Terlebih, perjuangan tersebut kembali digaungkan dalam rangkaian peringatan 30 tahun wafatnya Udin. Menurutnya, momentum tersebut tidak hanya menjadi kegiatan mengenang sosok almarhum, tetapi juga refleksi bagi insan pers saat ini.
“Udin merupakan salah satu pejuang kemerdekaan pers. Kita berharap generasi sekarang, khususnya wartawan, dapat meneladani nilai-nilai perjuangan Udin dalam menjalankan tugas jurnalistik,” tegas Kundori.
Ia berharap perjuangan menjadikan Udin sebagai Pahlawan Pers Nasional mendapat dukungan luas dari insan pers dan berbagai pihak. Penghargaan tersebut dinilai layak menjadi bentuk penghormatan terhadap dedikasi Udin dalam memperjuangkan kebebasan pers melalui profesinya sebagai wartawan.
“Semangat Udin harus terus diwariskan kepada generasi jurnalis agar kebebasan pers tetap dijalankan secara profesional, kritis, berimbang, dan bertanggung jawab,” pungkasnya. ***












