NANGA PINOH MEDIAKOTA.Com – Selasa (8/9/2026) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Nanga Pinoh dan sekitarnya mulai menunjukkan perkembangan positif. Menurunnya titik Karhutla menjadi kabar baik bagi personel di lapangan yang selama beberapa waktu terus berjibaku melakukan pemadaman.
Danramil 1205-01/Nanga Pinoh Kapten Inf H. Didik HP mengungkapkan rasa syukur atas berkurangnya titik Karhutla. Meski demikian, ia meminta seluruh anggotanya untuk tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan melalui patroli hingga melakukan pendinginan di lokasi bekas terbakar.
“Alhamdulillah, titik Karhutla mulai berkurang. Namun kita tidak boleh lengah. Anggota tetap saya himbau untuk melaksanakan patroli dan melakukan pemantauan, termasuk pendinginan di wilayah yang sebelumnya terjadi kebakaran,” ujarnya.
Pendinginan dilakukan di sejumlah areal bekas terbakar yang sebelumnya berhasil dipadamkan oleh personel gabungan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya sumber api baru akibat kemungkinan masih adanya bara yang tersisa, terutama pada batang-batang kayu atau material yang berada di dalam areal terbakar.
Personel gabungan melakukan penyisiran dan penyiraman pada bagian-bagian yang masih menimbulkan panas maupun asap. Upaya ini sekaligus untuk memastikan lokasi benar-benar dalam kondisi aman dan tidak lagi menyimpan potensi munculnya api.
Danramil mengapresiasi kesiapsiagaan anggotanya bersama personel gabungan lainnya yang hingga saat ini masih terus berada di lapangan untuk melakukan pemantauan dan penanganan Karhutla.
“Kami sangat mengapresiasi anggota bersama seluruh personel yang terlibat. Mereka terus bersiaga dan tidak berhenti melakukan patroli maupun pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam,” ungkapnya.
Ia berharap kondisi tersebut terus membaik sehingga titik Karhutla di wilayah Nanga Pinoh semakin menurun. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga karena kondisi lahan yang masih kering dapat sewaktu-waktu memicu munculnya kembali titik api.
“Harapan kita tentu Karhutla semakin berkurang dan wilayah tetap aman. Tetapi kewaspadaan harus terus dijaga, karena penanganan tidak berhenti setelah api padam. Pendinginan dan patroli tetap penting untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menjadi sumber api,” pungkasnya.
M.Fadli
#pendim1205












