Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Disambut Prosesi Adat Dayak dan Melayu

SINTANG MEDIAKOTA.Com Suasana penuh khidmat dan sarat makna budaya mewarnai penyambutan Kapolres Sintang yang baru, AKBP Budi Hartono Sutrisno, di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sintang, Jumat (31/7/2026). Penyambutan dilaksanakan melalui prosesi adat sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan baru yang akan mengemban amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sintang.

 

Setibanya di pintu gerbang Mapolres Sintang, AKBP Budi Hartono Sutrisno bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sintang disambut oleh Pejabat Utama Polres Sintang, personel Polres Sintang, serta pengurus Bhayangkari. Prosesi penyambutan kemudian dilanjutkan dengan pengalungan bunga sebagai ungkapan selamat datang.

 

Sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, penyambutan juga diiringi dengan prosesi adat dari dua suku besar yang menjadi identitas Kabupaten Sintang, yakni adat Dayak dan adat Melayu. Prosesi tersebut menjadi simbol penerimaan sekaligus harapan agar kepemimpinan Kapolres yang baru senantiasa membawa kedamaian, kebersamaan, serta keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Sintang.

 

Rangkaian adat berlangsung dengan khidmat, menampilkan kekayaan budaya daerah yang mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman. Tradisi tersebut sekaligus menjadi gambaran eratnya hubungan antara Polri dengan masyarakat serta komitmen untuk terus menjaga dan menghormati budaya lokal sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat.

 

Penyambutan di Mapolres Sintang merupakan rangkaian setelah pelaksanaan serah terima jabatan Kapolres Sintang yang telah berlangsung di Polda Kalimantan Barat pada 28 Juli 2026. Dalam upacara tersebut, jabatan Kapolres Sintang secara resmi diserahterimakan dari AKBP Sanny Handityo kepada AKBP Budi Hartono Sutrisno.

 

Melalui penyambutan yang berlangsung penuh keakraban dan nuansa budaya, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polres Sintang dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.

 

“Saya mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang begitu hangat dan penuh makna. Kehormatan ini bukan hanya ditujukan kepada saya pribadi, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan antara Polri dengan masyarakat Kabupaten Sintang. Prosesi adat Dayak dan Melayu merupakan bentuk penghargaan terhadap kearifan lokal yang harus kita jaga bersama. Saya berkomitmen untuk melanjutkan pengabdian dengan mengedepankan profesionalisme, pelayanan yang humanis, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Sintang,” ujar AKBP Budi. (Hsn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!