Lenggang, Belitung Timur – Jarum jam baru menunjukkan pukul 04.15 WIB ketika kabut tipis masih menyelimuti Dusun Jaya, Desa Lenggang. Namun, suasana di dalam Masjid An-Nuur sudah mulai hangat. Pagi ini, Sabtu (07/11/2026), ada yang berbeda di antara shaf jemaah. Di samping warga yang mengenakan sarung dan baju koko, tampak beberapa pria berseragam dinas Polri bersujud dengan khusyuk dalam keheningan fajar.
Mereka adalah personel Polsek Gantung yang tengah menjalankan program Sholat Subuh Keliling (Suling). Sebuah inisiatif yang digagas bukan sekadar sebagai rutinitas ibadah, melainkan sebagai jembatan ketukan hati antara penegak hukum dan masyarakat Belitung Timur.
Setelah salam terakhir diucapkan, suasana formal kepolisian melebur sepenuhnya. Dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Gantung Ipda Rafael Akbar Jaya Pratama dan Ps. Kanit Intelkam Aiptu Agustiawan, para personel kepolisian ini duduk bersila, melingkar bersama para pengurus dan jemaah masjid.
Dalam dialog santai yang ditemani kehangatan subuh, aparat kepolisian menyelipkan pesan-pesan penting terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Isu-isu sensitif yang kerap mengintai generasi muda, seperti bahaya laten narkoba, perjudian, hingga kenakalan remaja, dibahas dari hati ke hati, tanpa ada jarak.
Kapolsek Gantung, Iptu Muhammad Harits Arlianto, S.Tr.K., M.Si., menegaskan bahwa pendekatan spiritual dan emosional seperti ini jauh lebih efektif dalam mendeteksi dini potensi konflik di masyarakat.
“Kami tidak ingin mendatangi masyarakat hanya saat ada masalah hukum. Lewat fajar di Masjid An-Nuur ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluh kesah dan aspirasi warga bahkan sebelum hari dimulai,” ujar Iptu Muhammad Harits saat ditemui di Mako Polsek Gantung beberapa saat setelah kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa keterbukaan masyarakat adalah kunci utama keamanan regional.
“Jangan ragu dan jangan takut. Polsek Gantung selalu terbuka 24 jam untuk menerima informasi sekecil apa pun demi menjaga kedamaian lingkungan kita,” tegasnya.
Melalui program Suling ini, Polsek Gantung membuktikan bahwa menjaga keamanan tidak melulu soal patroli sirine dan penegakan hukum yang kaku, melainkan tentang membangun kepercayaan yang dimulai dari shaf sholat yang sama.












