DPD HWK NTT Dorong Hasil Munas ke-10 Berdampak Nyata bagi UMKM di Daerah

JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,—
Hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Himpunan Wanita Karya (HWK) Tahun 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi keputusan organisasi di tingkat pusat, tetapi mampu melahirkan program konkret yang dapat direalisasikan hingga ke daerah. Harapan tersebut disampaikan Ketua DPD Himpunan Wanita Karya (HWK) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dortia Nahak, yang akrab disapa Ibu Tia.

Menurutnya, Munas HWK tahun ini memiliki arti strategis, terutama dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama tiga kementerian, yakni Kementerian Perindustrian, Kementerian UMKM, serta kementerian Komunikasi dan Digital.

Ia menilai kerja sama tersebut menjadi peluang besar bagi pengembangan kapasitas perempuan dan penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di wilayah NTT yang masih membutuhkan dukungan nyata dalam pengembangan usaha.

“Kami berharap seluruh program yang telah dikonsepkan dan diputuskan dalam Munas 2026 dapat dilanjutkan oleh seluruh peserta dari berbagai provinsi. Jangan hanya berhenti di pusat, tetapi benar-benar bisa dilaksanakan di daerah,” ungkap Dortia.

Ia menegaskan, implementasi hasil Munas perlu ditindaklanjuti melalui kemitraan dengan instansi pemerintah dan kementerian terkait. Dengan demikian, kesepakatan yang telah dibangun di tingkat nasional dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama para pelaku UMKM.

Bagi HWK NTT, dukungan terhadap sektor UMKM menjadi salah satu kebutuhan penting. Karena itu, berbagai program yang lahir dari kerja sama lintas kementerian diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi pelaku usaha di daerah, baik dalam pengembangan kapasitas maupun peningkatan daya saing.

Dortia juga berharap seluruh keputusan Munas ke-10 dapat menjadi pijakan bersama bagi jajaran HWK di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota untuk bergerak lebih aktif dalam menjalankan program organisasi.

“Kami berharap apa yang telah diputuskan dalam Munas ini, khususnya program-program yang didukung melalui penandatanganan MoU dengan tiga kementerian, dapat kami teruskan dan implementasikan bersama HWK se-NTT,” tegasnya.

Ia optimistis, apabila hasil Munas ditindaklanjuti secara konsisten melalui sinergi organisasi dan instansi terkait, HWK dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong pemberdayaan perempuan serta penguatan ekonomi masyarakat di daerah.

Bagi HWK NTT, keberhasilan Munas bukan semata diukur dari lahirnya kesepakatan, melainkan dari sejauh mana keputusan tersebut mampu diwujudkan menjadi program nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (f/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!