Breaking News
Soroti Sengkarut Koperasi BMS, DPRD Beltim Desak Audit Total Utang Rp47 Miliar dan Usut Aliran Dana Kompensasi Soroti Sengkarut Koperasi BMS, DPRD Beltim Desak Audit Total Utang Rp47 Miliar dan Usut Aliran Dana Kompensasi Manggar, Belitung Timur — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengambil sikap tegas dan menolak tinggal diam melihat ratusan petani anggota Koperasi Bersatu Maju Sejahtera (BMS) Desa Batu Penyu dihantui beban finansial. Pihak legislatif mendesak dilakukannya audit investigasi secara menyeluruh terhadap internal koperasi maupun kemitraan dengan pihak korporasi. Langkah ini diambil setelah mencuatnya fakta mengejutkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja. Rapat tersebut membongkar adanya lonjakan tajam utang pembangunan kebun plasma sebesar Rp15 miliar, dari nilai awal Rp32 miliar yang kini meroket menjadi Rp47 miliar berdasarkan paparan manajemen PT Steelindo Wahana Perkasa (SWP). Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja, menegaskan bahwa lembaga kedewanan menaruh atensi penuh terhadap nasib para petani plasma. Pihak dewan meminta dengan keras agar PT SWP tidak menyembunyikan data dan membuka seluruh komponen biaya agronomis serta akumulasi bunga masa konstruksi (interest during construction) secara transparan. DPRD Beltim tidak ingin para petani dibebani oleh utang puluhan miliar tanpa kejelasan rincian yang valid. Bukan hanya menyoroti pihak perusahaan inti, DPRD Beltim juga mengarahkan bidikan evaluasi ke internal Koperasi BMS yang dinilai karut-marut. Pihak legislatif menyayangkan adanya konflik pergantian posisi Ketua dan Bendahara yang tidak jelas alurnya, sehingga memicu mosi tidak percaya dan keresahan di tingkat anggota bawah. Ketegasan DPRD Beltim semakin menguat setelah mendengarkan klarifikasi dari pihak pertambangan, PT Satria Mukti Anugerah (PT SMA), yang menyatakan telah melunasi dana kompensasi lahan seluas 27,7 hektar senilai Rp400 juta pada Desember 2024 lalu. Terkait hal ini, DPRD Beltim mendesak agar aliran dana tersebut diusut tuntas pertanggungjawabannya demi melindungi hak-hak finansial anggota koperasi. Sebagai tindak lanjut konkret, DPRD Beltim merekomendasikan Dinas Koperasi dan Perdagangan serta Dinas Pertanian Beltim untuk segera turun tangan melakukan pembinaan ketat. Pihak dewan mendesak pengurus Koperasi BMS untuk segera menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) luar biasa guna merombak struktur yang sah, melakukan sinkronisasi data utang Rp47 miliar, serta memaparkan arus kas secara transparan di hadapan para petani. Bagi DPRD Beltim, hak dan kesejahteraan petani plasma adalah prioritas utama yang tidak boleh dikorbankan oleh buruknya tata kelola koperasi. Anggota Koperasi BMS Resah Tanggung Utang Rp47 Miliar, Masalah Kian Keruh Karena Tidak Adanya Transparansi Pengurus Buntut Panjang Antrean Mengular, Bupati Beltim Boyong Tim Gabungan Geruduk SPBU Padang Sejak Pagi Buta Sinergi Kawal Distribusi Energi, Danyonif TP 845/KS Turun Langsung Atasi Sengkarut BBM di Belitung Timur

BEKAWAN Menyapa Dan Betare Ke Warga Teratai Desa Lenggang

Gantung, Belitung Timur – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut dua, Kamarudin Muten-Khairil Anwar melanjutkan kampanye mereka dengan mengunjungi beberapa desa di Kabupaten Belitung Timur. Dimana hari ini Pasangan bertaghline BEKAWAN berkampanye dialogis di kediaman Ibu Rita Puspita, Jn Teratai RT 23 RW 000 Desa Lenggang Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur. Jumat (11/10/2024).

Kehadiran mereka (BEKAWAN) disambut antusias oleh warga yang telah berkumpul selama setengah jam. Mereka yang hadir kelompok ibu-ibu pengajian dan UMKM juga warga sekitar Jl Teratai yang sabar menunggu kedatangan pasangan yang akan membuat perubahan untuk Beltim lebih maju dan sejahtera.

Masyarakat sangat antusias untuk mendengarkan langsung visi dan misi, program-program unggulan pasangan BERKAWAN ini. Karena mereka sebagian mengenal siapa Kamarudin Muten dan siapa Aya Khairil.

” pak Afa tuh selalu hadir dalam berbagai kegiatan sosial banyak nulong orang Kate te. Nah Itulah bukti nyate kepeduliannya terhadap Masyarakat. Die nak mendengar dan dekat kat masyarakat dari elemen masyarakat manapun,” ujar Wien warga yang hadir ikut rombongan pengajian.

Sementara Afa menyebutkan kenapa selalu ingin bersama masyarakat, karena selalu mendapatkan energi dan semangat baru untuk terus bekerja lebih baik.

” komunikasi yang baik dengan masyarakat akan menjadi kunci utama dalam membangun daerah yang harmonis dan maju. Saya ingin Beltim menjadi daerah yang nyaman untuk semua. Dan untuk mewujudkan itu, kita perlu bekerja bersama, dengan hati yang tulus, duduk bersama dan berdiskusi dengan warga, mendengar segala masukan dan keluhannya,” terang Afa.

Diorasi Kampanye Dialogisnya, Afa memperlihatkan dan memaparkan visi dan misi serta program yang akan dilaksanakan kalau menjabat sebagai Bupati Belitung Timur. Diantaranya tentang komitmen nya pada masalah BPJS. Karena penyelesaian tunggakan BPJS menjadi program utamanya.

” cukup KTP saja bisa berobat. usah harus menunggu kartu BPJS dulu baru berobat. Ini program saya yang melihat kondisi nyata sekarang kalau berobat begitu. Itulah yang membuat saya prihatin,” ungkapnya.

Demikian juga dengan program Pendidikan, Ia juga jadikan prioritas utama program. Agar masalah pendidikan merata dan mendukung potensi generasi muda.

” Dengan program Generasi Beltim Cerdas yang memberikan kemudahan dan bantuan agar anak-anak di Belitung Timur bisa menempuh pendidikan hingga jenjang tinggi,” tekadnya.

Seperti yang kita ketahui, kondisi ekonomi di Belitung Timur itu cukup sangat memprihatinkan, dengan banyak masyarakat yang kesulitan mencari lapangan pekerjaan. Untuk itu, satu di antara cara untuk keluar dari situasi ini adalah dengan memaksimalkan potensi yang ada di desa-desa se- Belitung Timur.

Kami sangat menyadari tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini. kami ingin setiap desa punya usaha unggulan yang didasari pada riset potensi lokal,” kata Kamarudin.

Belitung Timur yang secara dasarnya mengandalkan timah, kini mengalami penurunan di sektor tersebut. Akibatnya, banyak desa mengalami perlambatan ekonomi.

Hadir dikampanye dialogis dengan Masyarakat Desa Lenggang: Calon Bupati Beltim Kamarudin Muten, Calon Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Ketua Koalisi Pemenangan Paslon BEKAWAN Fezzi Uktolseja, Tim pemenangan Paslon No 2 Defriyanto, Ketua Bawaslu Kab. Beltim beserta anggota, Komisoner Panwascam Kec. Gantung, Anggota PPS Desa Lenggang, Ketua PPK Kec. Gantung beserta anggota, PKD Desa Lenggang, Para Perwakilan Partai Pengusung Paslon 02, Personel Pengamanan Polres Beltim dan jajaran serta perkumpulan pengajian dan UMKM Kec. Gantung serta Masyarakat ±250 Orang.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar dalam paparannya mengawali dengan ucapan terimakasih kepada tuan rumah yang telah memberikan kesempatan kepada BEKAWAN untuk mengkampanyekan program-program.

Dalam pemaparannya, Khairil ungkapkan harapan terkait membuka gerbang perekonomian Belitung Timur.

” Walaupun gerbang yang saya buat tidak sempurna tapi tetap saya bikin pondasi untuk memajukan perekonomian Kabupaten Belitung Timur,” terangnya.

Berkaitan dengan program BEKAWAN, Khairil Anwar menyebutkan bahwa program tidak hanya sekadar membuka usaha, namun akan melibatkan riset dan pendampingan dari ahli di bidang ekonomi, pertanian, dan pengelolaan sumber daya alam.

” Setiap desa akan kami bantu untuk menemukan keunggulannya, apakah di sektor perikanan, pariwisata, atau pengolahan hasil bumi. Ini bukan hanya solusi sementara, tapi jangka panjang untuk perbaikan ekonomi di Belitung Timur,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!