Atasi Krisis Air Bersih di Belitung, TNI dan PMI Sasar Pemukiman Warga Pal Satu

Belitung – Deru mesin truk tangki Palang Merah Indonesia (PMI) memecah keheningan sore di Jalan Pelataran, RT 30 RW 10, Kelurahan Pal Satu. Bagi warga setempat, bunyi bising itu bukanlah gangguan, melainkan suara harapan yang sudah berbulan-bulan mereka nantikan.

Selasa (25/8/2026) tepat pukul 15.30 WIB, secercah senyuman kembali terukir di wajah puluhan warga Pal Satu. Sumur-sumur galian yang selama ini menjadi urat nadi kehidupan mereka telah lama mengering, menyisakan tanah retak di dasar lubang. Guna menyambung hidup, warga terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air atau menumpang di tempat lain.

Melihat kondisi yang kian mencekik tersebut, Kodim 0414/Belitung melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Pal Satu, Koramil 414-01/TP, Serka Astiyandi bergerak cepat. Ia menggandeng PMI Kabupaten Belitung untuk menggelar aksi tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan air bersih langsung ke jantung pemukiman warga.

“Kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Air adalah kebutuhan mendasar. Kami tidak bisa tinggal diam melihat warga kesulitan hanya untuk memasak dan berwudhu,” ujar Serka Astiyandi di sela-sela kegiatannya memimpin pendistribusian.

Titik utama pembagian dipusatkan di Surau Sabilusalam, tempat ibadah yang juga sempat kesulitan air untuk sarana bersuci. Dari fasilitas ibadah hingga ke ember-ember plastik milik warga, sebanyak 3 ton air bersih dialirkan tanpa sisa sore itu.

Sedikitnya 40 jiwa kini bisa bernapas lega. Beban finansial mereka untuk membeli air sementara waktu dapat dialihkan untuk kebutuhan dapur lainnya. Aksi nyata sinergi TNI dan PMI ini menjadi bukti bahwa di tengah keringnya musim, kepedulian terhadap sesama tetap mengalir deras tanpa batas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!