Belitung Timur – Suasana hangat dan aroma kopi yang khas menyelimuti Warkop Teteh di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Limbongan, pagi itu. Alih-alih menjadi tempat bersantai biasa, kedai kopi ini mendadak berubah menjadi ruang dialog interaktif yang hidup antara aparat penegak hukum dan warga setempat.
Polsek Gantung sengaja menggeser meja formal kantor polisi ke bangku warkop untuk menggelar tatap muka langsung guna membedah situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Desa Limbongan. Rabu (4/11/2026) pukul 09.00 WIB.
Hadir memimpin interaksi di lapangan, Kanit Reskrim Polsek Gantung Ipda Rafael Akbar Jaya Pratama, S.Tr.I.K., bersama Ps. Kanit Intelkam Aiptu Agustiawan, S.H., Kanit Binmas Aipda M. Iqbal, Kasium Aipda Suriyadi, serta Bhabinkamtibmas Aipda Heru Susanta. Kehadiran jajaran lengkap ini disambut terbuka oleh Kepala Desa Limbongan, Dedi Sugianto, serta tokoh dan warga masyarakat yang memenuhi lokasi.

Menyerap Aspirasi dari Balik Meja Kopi
Dialog berjalan dua arah tanpa sekat. Warga memanfaatkan momen santai ini untuk mengutarakan berbagai dinamika sosial, kekhawatiran, hingga saran penataan lingkungan yang selama ini jarang tersampaikan di forum resmi.
Kapolsek Gantung, Iptu Muhammad Harits Arlianto, S.Tr.K., M.Si., secara terpisah di Mako Polsek Gantung menjelaskan bahwa metode pendekatan humanis ini sengaja dipilih agar masyarakat merasa nyaman tanpa ada rasa canggung.
“Kami ingin mendengarkan suara murni dari akar rumput. Warkop adalah miniatur sosial tempat masyarakat saling bertukar cerita. Di sinilah kami hadir untuk menyerap informasi dasar, keluhan, sekaligus aspirasi riil terkait Kamtibmas langsung dari sumbernya,” ujar Iptu Muhammad Harits.
Sinergi Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas
Selain mendengarkan keluh kesah warga, personel Polsek Gantung juga menyelipkan edukasi pencegahan dini terhadap potensi tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban di lingkungan desa. Warga diajak untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan secara mandiri dan menjaga kerukunan antartetangga.
Kepala Desa Limbongan, Dedi Sugianto, mengapresiasi terobosan Polsek Gantung yang bersedia menjemput bola ke tengah-tengah pemukiman warga. Menurutnya, pola komunikasi seperti ini efektif membangun kepercayaan publik yang kuat terhadap institusi kepolisian.
Di akhir sesi dialog, Kapolsek Gantung kembali mengingatkan agar warga tidak ragu memanfaatkan jalur koordinasi cepat melalui Bhabinkamtibmas setempat atau langsung ke Polsek Gantung jika menemukan indikasi tindakan yang melanggar hukum. Melalui kolaborasi erat antara aparatur desa, masyarakat, dan kepolisian, diharapkan kondusivitas wilayah hukum Kecamatan Gantung tetap terjaga dengan aman dan nyaman.












