POLRES MELAWI POLDA KALBAR MEDIAKOTA.COM – Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K turun langsung mengecek lokasi kebakaran yang melanda kawasan pertokoan di Dusun Niaga Karya, Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu (28/10/2026).
Kebakaran tersebut berdampak pada puluhan bangunan di kawasan pertokoan padat bangunan. Berdasarkan pendataan sementara, diperkirakan sekitar 50 rumah toko (ruko) terbakar, termasuk tempat ibadah Klenteng Fuk Tek Chie.
Kapolres Melawi mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian, mulai dari pengamanan, membantu pemadaman api, hingga memastikan masyarakat di sekitar lokasi tetap aman.
“Begitu menerima informasi kejadian, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses pemadaman bersama instansi terkait serta masyarakat. Kami juga melakukan evakuasi dan mengamankan warga di sekitar lokasi kebakaran,” ujar Kapolres Melawi saat memberikan keterangan terkait penanganan kejadian tersebut.
Menurutnya, kondisi bangunan yang berdempetan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan api dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya.
“Kawasan ini merupakan pertokoan yang cukup padat. Sebagian besar bangunannya semi permanen dan saling berdempetan, sehingga api dengan cepat merambat. Saat ini, kami masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah pasti bangunan yang terbakar serta mengidentifikasi pemilik bangunan yang terdampak,” jelasnya.
Kapolres menjelaskan, selain melakukan pengamanan dan membantu pemadaman, petugas juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan dan memastikan penyebab kebakaran dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Kami juga akan berkoordinasi dengan Tim Inafis Ditreskrim Polda Kalbar untuk mendukung proses pemeriksaan dan olah TKP. Untuk jumlah pasti bangunan yang terbakar maupun kerugian yang ditimbulkan, masih dalam proses pendataan,” ungkapnya.
Sebagai langkah lanjutan, Polres Melawi juga merencanakan pembentukan posko terpadu guna mendukung koordinasi penanganan pascakebakaran bersama instansi terkait.
Kapolres turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mendekati area berbahaya, dan memberikan ruang kepada petugas untuk melaksanakan tugasnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, mulai dari memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman hingga memeriksa kompor dan sumber api sebelum meninggalkan rumah Dan hubungi layanan kepolisian 110 apabila ada informasi. Mari kita bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan memberikan kesempatan kepada petugas untuk melakukan penanganan serta penyelidikan,” pesannya.
Polres Melawi memastikan penanganan kejadian terus dilakukan sesuai perkembangan di lapangan, termasuk pendataan bangunan terdampak dan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.
Polisi Bersama Masyarakat
Humas Res Mlw (Arb).
(M.Fadli)












