Mars Kota Pontianak Diperkenalkan di Hari Jadi ke 255

“Tahun satu tujuh tujuh satu, Pontianak lahir penuh sejarah. Di tepian Sungai Kapuas, di garis Khatulistiwa.”

 

PONTIANAK MEDIAKOTA.COM,-Penggalan lirik mars itu membawa pendengarnya kembali pada identitas paling mendasar tentang Pontianak. Rumah yang lahir pada 1771, bertumbuh di tepian Sungai Kapuas, dan dikenal dunia karena dilintasi garis Khatulistiwa. Namun Mars Kota Pontianak tidak hanya berbicara tentang masa lalu. Di dalam bait-baitnya tersimpan gambaran tentang Pontianak hari ini sekaligus harapan tentang kota yang ingin diwariskan kepada generasi mendatang.

Pontianak disebut sebagai “kota kebanggaan”, “kota bersahabat penuh harapan”, hingga kota tempat warganya bertaut dalam kebersamaan dan membangun dengan pengabdian. Pesannya kemudian dipertegas melalui refrain yang mengajak masyarakat bersatu melangkah dan terus berkarya untuk Indonesia.

Bagi Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mars tersebut menjadi lebih dari sekadar lagu seremonial. Liriknya membawa nilai-nilai yang diharapkan tumbuh dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan kota.

“Di dalam Mars Kota Pontianak ada sejarah, ada identitas, tetapi juga ada cita-cita kita bersama. Pontianak ingin terus tumbuh sebagai kota yang nyaman, humanis dan memberikan ruang bagi masyarakatnya untuk maju dan berprestasi,” ujarnya usai peringatan Hari Jadi ke 255 Pontianak, Jumat (23/10/2026).

Identitas Pontianak juga tergambar kuat pada bait kedua. Kota ini digambarkan sebagai kota berbudaya, tempat beragam tradisi bertemu dalam harmoni. Di tengah perkembangan kota, kelestarian alam turut mendapat tempat melalui kalimat “hijau kota, lestari alamnya”.

Menurut Wali Kota, kemajuan kota memang tidak cukup hanya diukur melalui pembangunan fisik. Kota juga harus memiliki karakter, menjaga lingkungan, merawat kebudayaan dan memastikan masyarakat menjadi pusat dari pembangunan itu sendiri.

“Pembangunan pada akhirnya harus kembali kepada manusianya. Kotanya boleh semakin maju, infrastrukturnya semakin baik, tetapi nilai kebersamaan, budaya, kepedulian terhadap lingkungan dan rasa memiliki terhadap Pontianak juga harus terus kita jaga,” katanya.

Semangat itulah yang kemudian bertemu dengan gambaran Pontianak sebagai sebuah rumah. “Menjadi rumah tempat bernaung, tempat tumbuh generasi gemilang.” Sepenggal kalimat tersebut menyimpan pesan sederhana tetapi mendalam.

Kota bukan hanya kumpulan jalan, bangunan dan fasilitas publik. Kota adalah ruang hidup. Tempat anak-anak tumbuh, keluarga membangun masa depan, masyarakat bekerja, berkreasi dan meninggalkan jejak bagi generasi berikutnya.

Karena itu, menurut Edi, pembangunan Pontianak tidak hanya berbicara tentang kebutuhan masyarakat hari ini, tetapi juga tentang kota seperti apa yang akan diterima generasi mendatang.

“Kita ingin anak-anak Pontianak tumbuh dengan rasa bangga terhadap kotanya. Mereka mengenal sejarahnya, mencintai budayanya, menjaga lingkungannya dan pada saat yang sama memiliki kesempatan yang luas untuk berprestasi. Mereka inilah yang nantinya meneruskan perjalanan Pontianak,” tuturnya.

Mars Kota Pontianak pada akhirnya merangkum perjalanan itu dalam empat kalimat sederhana.

Pontianak, Kota Tercinta.

Berbakti untuk Indonesia.

Bersatu melangkah, terus berkarya.

Pontianak jaya selamanya.

Di balik irama mars yang membangkitkan semangat, tersimpan sebuah ajakan kepada setiap warga untuk mengambil bagian. Sebab mencintai Pontianak tidak berhenti pada kebanggaan menyebut Sungai Kapuas, Khatulistiwa maupun sejarah panjang kotanya. Kecintaan itu menemukan maknanya ketika diwujudkan melalui kebersamaan, pengabdian, kepedulian terhadap lingkungan, pelestarian budaya, dan karya-karya yang membuat kota terus bergerak maju.

Dari kota yang lahir di tepian Kapuas lebih dari dua setengah abad lalu itu, mars ini seakan mengingatkan bahwa perjalanan Pontianak masih panjang. Dan masa depannya akan ditulis bersama oleh orang-orang yang menyebutnya rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!