Membalong, Belitung – Dalam rangka memperkuat Pembinaan Teritorial sekaligus membangun ruang berekspresi positif bagi generasi muda, Koramil 414-04/MBL secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola “DANRAMIL CUP 2026”.
Upacara pembukaan kompetisi bergengsi antardesa ini berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Desa Membalong, Kecamatan Membalong, pada Jumat sore (23/10/2026).
Kerja sama solid antara Koramil 414-04/MBL, organisasi pemuda, serta masyarakat lokal ini berhasil menyedot antusiasme besar. Tercatat sebanyak 27 tim tangguh dari berbagai desa di seluruh wilayah Kecamatan Membalong siap bertanding memperebutkan gelar juara.
Danramil 414-04/MBL, Lettu Inf Purwoko menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga biasa. Ada empat esensi utama yang menjadi fondasi penyelenggaraan Danramil Cup tahun ini:
1. Pembentukan Karakter Pemuda: Membina mental, fisik, dan menanamkan semangat juang yang tinggi bagi generasi muda lewat sportivitas lapangan.
2. Kemanunggalan TNI-Rakyat: Menjadi jembatan emas dalam mempererat kemanunggalan dan sinergi antara personel TNI dengan warga masyarakat di Kecamatan Membalong.
3. Mencegah Kenakalan Remaja: Mengalihkan energi sekunder remaja ke arah kegiatan yang positif, sehat, dan produktif demi menekan potensi kenakalan remaja.
4. Penjaringan Bibit Atlet: Menjadi wadah pemandu bakat untuk menemukan bibit-bibit pemain sepak bola potensial yang kelak dapat membawa nama harum daerah.
Secara terpisah, pihak panitia penyelenggara juga menyampaikan permohonan doa restu kepada Dandim 0414/Blt beserta seluruh jajaran Perwira (Pa), Bintara (Ba), dan Tamtama (Ta). Dukungan moral dari seluruh personel Kodim 0414/Blt dan Jajaran Koramil diharapkan mampu mengiringi kompetisi ini agar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga laga final usai.
Peluit pertama yang ditiup oleh wasit menandai dimulainya babak penyisihan, yang langsung disambut sorak-sorai ratusan warga yang memadati pinggir Lapangan Desa Membalong. Turnamen ini diproyeksikan akan menjadi agenda tahunan yang dinanti sebagai simbol kebersamaan dan kebangkitan olahraga di Belitung.












