Dandim 0414/Belitung Sisir Kesiapan KDKMP di Empat Desa Strategis

TANJUNG PANDAN — Gelombang transformasi ekonomi kerakyatan di wilayah teritorial Koramil 414-01/Tanjung Pandan kini memasuki fase verifikasi paling krusial di tingkat tapak. Komandan Kodim (Dandim) 0414/Belitung, Letkol Inf Rahman Safii Tanjung, turun langsung ke lapangan memimpin peninjauan maraton guna memvalidasi kesiapan aset prasarana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di empat desa strategis Kecamatan Tanjungpandan, yakni Desa Aik Ketekok, Desa Aik Merbau, Desa Sungai Padang, dan Desa Perawas. Sabtu (18/7/2026).

Dalam inspeksi komando kali ini, Dandim 0414/Belitung, Letkol Inf Rahman Safii Tanjung turut didampingi oleh Kasdim Mayor Cke Ihsan, Pasi Ter Letda Inf Irjuansyah, serta Babinsa setempat.

Langkah taktis ini diambil guna memastikan seluruh titik koordinat pembangunan fisik gerai telah mengantongi status hukum yang mutlak, bersih dari sengketa agraria, serta siap menyambut target penempatan massal puluhan ribu manajer profesional KDKMP oleh Pemerintah Pusat pada pekan awal Agustus 2026.

Sebagai nakhoda baru Dandim 0414/Belitung, Letkol Inf Rahman Safii Tanjung menegaskan bahwa jajaran TNI Angkatan Darat mengemban kewajiban moral untuk mengamankan proyek strategis nasional ini, terlebih Kabupaten Belitung telah diproyeksikan sebagai salah satu “laboratorium nasional” percontohan bagi sistem ketahanan pangan dan ekonomi retail desa.

Dalam inspeksi tersebut, jajaran perwira pendamping termasuk Kasdim Mayor Cke Ihsan dan Pasi Ter Letda Inf Irjuansyah menekankan pentingnya pengawalan ketat para Babinsa dalam setiap Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk merampungkan berkas administrasi hibah maupun hak pakai lahan koridor desa. Validasi dini di Desa Aik Ketekok, Aik Merbau, Sungai Padang, dan Perawas ini dinilai sangat vital demi membentengi investasi negara dari potensi sengketa birokrasi di masa depan, mengingat fluktuasi regulasi fiskal di tingkat pusat menuntut akurasi data aset yang tanpa celah di tingkat daerah.

Di sela-sela pengecekan fisik lahan Dandim 0414/Belitung, Letkol Inf Rahman Safii Tanjung memberikan instruksi komando yang tegas kepada jajaran Babinsa yang mengawal wilayah tersebut.

“KDKMP ini adalah program strategis nasional yang bersentuhan langsung dengan isi piring dapur rakyat. Saya instruksikan kepada seluruh Babinsa, jangan hanya jadi penonton. Kawal dan pastikan setiap jengkal lahan gerai di Desa Aik Ketekok, Aik Merbau, Sungai Padang, dan Perawas ini clean and clear secara hukum. Deteksi dini dan cegah setiap potensi sumbatan birokrasi maupun gesekan sosial di lapangan. Keberhasilan program ini di Belitung adalah taruhan kehormatan kita dalam menyukseskan ekonomi kerakyatan,” tegas Dandim dengan nada instruktif.

Urgensi peninjauan intensif ini juga berkelindan dengan rampungnya masa pendidikan dasar militer (diklatsarmil) serta pelatihan manajemen bagi para calon pengelola KDKMP akhir bulan ini. Di empat desa yang ditinjau, infrastruktur fisik gerai tidak hanya dipersiapkan sebagai toko kelontong modern biasa, melainkan diintegrasikan dengan fasilitas gudang logistik pintar dan pendingin (cold storage) untuk menyerap komoditas unggulan masyarakat lokal, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga anyaman kreatif.

Sinergi presisi antara ketegasan pengamanan aset oleh Kodim 0414/Belitung, keterbukaan regulasi pemerintah desa, dan kesiapan manajer profesional bentukan pusat diproyeksikan bakal mengunci fungsi utama KDKMP sebagai benteng utama penyalur subsidi negara, penekan laju inflasi daerah, sekaligus motor penggerak kemandirian ekonomi yang dimulai dari beranda retail desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!