PONTIANAK TIMUR MEDIAKOTA.Com– Di tengah kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih, kepedulian terhadap masyarakat terus dilakukan. Sebanyak 8.000 liter air minum bersih gratis dibagikan kepada warga di Jalan Tanjung Harapan RW 02 Kelurahan Banjar Serasan Pontianak Timur Sabtu (26/9/2026) siang.
Air bersih tersebut disalurkan oleh seorang Ustad yang kedua kalinya pertama 8000 liter kedua hari ini 8000 liter lagi Ustad Suhaimi Peduli dengan masyarakat yang membutuhkan. Warga cukup membawa galon kosong tanpa persyaratan khusus dan mengikuti antrean secara tertib.
Pendistribusian berlangsung berjalan aman, lancar dan kondusif hingga selesai.
Ustad Suhaimi hadir di tengah kondisi seperti ini, kepedulian dan kebersamaan sangat dibutuhkan. Kami mengimbau masyarakat untuk menghemat dan menggunakan air.
Ustad Suhaimi, peduli dan bergerak bersama Istri tercintanya Ibu Rusdiana langsung turun memantau pendistribusian air kepada warga masyarakat yang sangat membutuhkan dalam menghadapi dampak kemarau panjang.
Ustad Suhaimi mengatakan Sedekah air merupakan amalan yang sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kehidupan.
Melalui sedekah air, kita membantu menghilangkan dahaga, menjaga kesehatan, memudahkan orang beribadah, sekaligus menjadi jalan menyelamatkan kehidupan. Rasulullah SAW bahkan menyebut memberikan air sebagai salah satu sedekah yang paling utama, dan selama air itu terus dimanfaatkan, pahalanya akan terus mengalir sebagai sedekah jariyah.
Menyediakan air bersih untuk adalah contoh sedekah jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Teladan terbaik datang dari Utsman bin Affan RA yang membeli Sumur Raumah di Madinah lalu mewakafkannya untuk kepentingan umat, sehingga manfaatnya terus dirasakan hingga kini.
Di tengah musim kemarau dan krisis air bersih yang masih dialami banyak wilayah di Kota pontianak, sedekah air menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat rahmatan lil ‘alamin. Semoga setiap tetes air yang kita sedekahkan menjadi sebab turunnya rahmat Allah, keberkahan rezeki, penghapus dosa, dan pahala yang terus mengalir.
Air minum merupakan kebutuhan dasar yang digunakan setiap hari. Namun, tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap air minum yang layak dan mudah diperoleh.
Di sejumlah wilayah, masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses air, terutama ketika musim kemarau, terjadi kekeringan, maupun ketika fasilitas air bersih belum memadai.
Kondisi tersebut membuat sedekah air minum menjadi salah satu bentuk kebaikan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh penerima.
Ustad Suhaimi berharap semoga air yang disedekahkan dapat digunakan untuk membantu masyarakat, jamaah masjid, santri, peserta majelis ilmu, hingga masyarakat terdampak bencana dan kekeringan.
Wartawan: Hasnan












