Jakarta — Ajang turnamen catur internasional kembali digelar dengan skala yang lebih besar dan prestisius. Sebanyak 350 peserta dari delapan negara ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung sejak kemarin (22/5) hingga Selasa mendatang.(26/5/2026).
Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari sejumlah negara seperti Italia, Jerman, dan Jepang. Kehadiran peserta mancanegara menjadi bukti bahwa turnamen ini semakin mendapat perhatian di tingkat internasional.
Ketua Tim Juri, Novitasari menjelaskan, turnamen ini merupakan program rutin tahunan yang telah berjalan sejak 2016 dengan dukungan dari PT Japfa Comfeed. Namun, pelaksanaan sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 sebelum akhirnya kembali digelar tahun ini dengan konsep yang lebih profesional.
“Tahun ini bisa dibilang upgrade karena penyelenggaraan dilakukan di hotel. Untuk kelas internasional memang pertandingan seperti ini biasanya digelar di venue hotel agar lebih representatif dan nyaman bagi peserta,” ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet muda. PT Japfa Comfeed diketahui memiliki program pembinaan pemain yang telah berjalan selama beberapa tahun dan turut melahirkan atlet-atlet muda potensial yang ikut bertanding dalam turnamen kali ini.
Program pembinaan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong regenerasi atlet catur Indonesia agar mampu bersaing di level internasional.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik, turnamen ini diharapkan mampu menjadi agenda olahraga catur internasional yang konsisten digelar di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah event olahraga catur berkelas dunia. (f/red)












