Sentuhan Humanis Polsek Gantung: Saat Masjid Menjadi Ruang Dialog Kamtibmas di Jangkar Asam

BELITUNG TIMUR – Udara sejuk Dusun Gunung, Desa Jangkar Asam, Kecamatan Gantung, seketika terasa lebih hangat pada Jumat siang (30/10/2026). Ratusan jemaah yang baru saja menunaikan shalat Jumat di Masjid Al-Ikhlas tidak langsung beranjak pulang. Mereka memilih bertahan, membentuk lingkaran dialog bersama jajaran personel Polsek Gantung yang hadir dalam program Jumat Keliling.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kapolsek Gantung, Iptu Muhammad Harits Arlianto, S.Tr.K., M.Si., dan didelegasikan kepada Kanit Reskrim Polsek Gantung, Ipda Rafael Akbar Jaya Pratama, S.Tr.I.K., ini bukan sekadar kunjungan formalitas. Di bawah atap Masjid Al-Ikhlas, sekat antara aparat penegak hukum dan masyarakat melebur menjadi sebuah ruang komunikasi yang setara dan humanis.

Ipda Rafael Akbar Jaya Pratama, didampingi Ps. Kanit Intelkam Aiptu Agustiawan, S.H., dan Kanit Binmas Aipda M. Iqbal, membuka dialog dengan menyampaikan apresiasi mendalam atas keterbukaan pengurus masjid dan warga setempat. Namun, esensi utama dari pertemuan ini adalah ajakan untuk kembali memperkuat benteng sosial di tingkat desa.

“Keamanan yang hakiki tidak lahir dari patroli polisi semata, melainkan dari rasa saling peduli antar tetangga, persatuan yang erat, dan kerukunan yang terus dirawat,” ujar Ipda Rafael di hadapan para tokoh agama dan jemaah.

Dalam narasi kamtibmas yang disampaikan, Polsek Gantung menekankan pentingnya peran aktif masyarakat sebagai sistem peringatan dini (early warning system) terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing Tokoh agama dan pengurus masjid diharapkan menjadi ‘penyejuk’ sekaligus pemersatu jika muncul riak-riak permasalahan sosial di tengah warga.

Yang menarik dari pertemuan ini adalah penegasan komitmen Polsek Gantung untuk memotong jalur birokrasi pelaporan. Kepolisian menegaskan bahwa pintu komunikasi kini terbuka lebar 24 jam untuk menerima setiap informasi, aspirasi, hingga keluhan warga Dusun Gunung, dengan jaminan tindak lanjut yang cepat dan sesuai aturan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas Desa Jangkar Asam, Bripka Novian, S.H., di tengah-tengah warga juga mempertegas komitmen Polri yang tidak hanya hadir saat ada masalah, tetapi melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Melalui langkah persuasif berbasis keagamaan ini, Polsek Gantung optimis wilayah Belitung Timur, khususnya Kecamatan Gantung, akan tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warganya. Slogan “Polisi Bersama Masyarakat” bukan lagi sekadar jargon, melainkan manifestasi nyata dari pelayanan, perlindungan, dan pengayoman di lini terdepan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!