PWI Kalbar Dorong Mimbar Untan Jadi Ruang Kaderisasi Wartawan Muda

PONTIANAK MEDIAKOTA.Com Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat mendorong penguatan peran pers mahasiswa sebagai wadah pembelajaran jurnalistik sekaligus bagian dari kaderisasi wartawan di Kalimantan Barat.

‎Hal tersebut disampaikan Ketua PWI Kalbar, Kundori, saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Lembaga Pers Mahasiswa Mimbar Untan (MIUN), Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Selasa (15/9/2026).

‎Dalam kunjungan tersebut, Kundori didampingi Sekretaris PWI Kalbar Muhammad Al Jauhari Fatria, Wakil Sekretaris I Marupek, Ketua Seksi Pendidikan, Pariwisata, Seni Budaya dan Pemberdayaan Perempuan Indri Rizkita, Ketua Seksi Ekonomi dan Kesejahteraan Wilhelmus Triputra, serta Ketua Seksi Publikasi dan Dokumentasi Wahyu Aulia Fiersepta.

‎Kundori mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi PWI Kalbar untuk melihat perkembangan pers kampus sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa yang aktif dalam kegiatan jurnalistik.

‎”Tujuannya memberikan motivasi dan melihat perkembangan peran pers kampus atau mahasiswa sejauh mana,” ujar Kundori.

‎Menurutnya, keberadaan pers mahasiswa masih memiliki peran penting dalam membangun budaya jurnalistik di lingkungan perguruan tinggi. Ia mengapresiasi MIUN yang hingga kini masih konsisten mempertahankan aktivitas jurnalistik, baik melalui media online maupun media cetak.

‎”Selain mengelola media online, media cetak seperti tabloid atau majalah masih ada terbit di Mimbar Untan. Ini menjadi wadah bagi wartawan pemula sebelum mereka tamat dari kampus,” katanya.

‎Kundori menilai pers mahasiswa tidak hanya menjadi tempat mahasiswa belajar menulis berita, tetapi juga berperan sebagai kontrol sosial di lingkungan perguruan tinggi.

‎Karena itu, ia meminta pihak kampus memberikan ruang bagi pers mahasiswa untuk tetap menjalankan aktivitas jurnalistik secara independen dan tidak melakukan intervensi terhadap karya jurnalistik mahasiswa.

‎”Kepada lembaga kampus agar mendukung kemerdekaan pers mahasiswa. Jangan sampai ada intervensi-intervensi tersendiri, karena pers kampus menjaga idealisme dan menjadi kontrol sosial di tingkat perguruan tinggi,” jelasnya.

‎Kundori juga membuka ruang komunikasi dan diskusi antara PWI Kalbar dengan mahasiswa yang tergabung dalam MIUN maupun pers mahasiswa lainnya di Kalimantan Barat.

‎Ia mengatakan, banyak wartawan yang saat ini berkiprah di berbagai media sebelumnya mendapatkan pengalaman dari aktivitas pers kampus. Karena itu, hubungan antara organisasi wartawan dan pers mahasiswa dinilai penting untuk memperkuat kaderisasi jurnalistik.

‎”PWI juga sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia. Teman-teman wartawan di berbagai media di Kalimantan Barat juga banyak yang dulunya lahir dari pergerakan pers kampus. Jadi perlu saling menguatkan dan menjaga kaderisasi pers di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat,” tuturnya.

‎Sementara itu, Ketua Umum Mimbar Untan, Judirho, menyambut baik kunjungan PWI Kalbar tersebut. Ia menyebut kunjungan organisasi wartawan maupun media ke sekretariat MIUN menjadi pengalaman baru bagi pihaknya.

‎”Jadi sebelumnya tidak ada kunjungan dari berbagai organisasi wartawan. Baru kali ini,” kata Judirho.

‎Menurut Judirho, MIUN masih membutuhkan penguatan jejaring untuk mendukung pengembangan kegiatan jurnalistik mahasiswa. Kunjungan PWI Kalbar dinilai menjadi momentum untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

‎”Kami masih membutuhkan yang namanya jejaring. Mungkin dengan adanya kunjungan PWI ini, kami akan memperkuat jejaring dan terus berkolaborasi,” ujarnya.

‎Ia mengatakan, sejumlah bentuk kerja sama dengan PWI Kalbar ke depan tengah dipertimbangkan, mulai dari diskusi jurnalistik hingga peningkatan kapasitas mahasiswa.

‎”Kami bisa melihat kinerja-kinerja dalam jurnalistik, kapasitas wartawan, maupun diskusi-diskusi biasa. Untuk event, tentu kami juga punya berbagai macam rencana untuk melakukan kegiatan bersama PWI,” katanya.

Rizky Putra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!