Tangerang, mediakota.com – Pondok Pesantren Qod Faaza Firdaus di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, merayakan Milad ke-4 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan pada Minggu, 20 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Ponpes Jl. Panaitan Raya No. 41, RT 11/04, Suradita, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si, Camat Cisauk HM Yusuf Fachroji, S.STP, M.Si, serta Wakapolsek Cisauk IPTU Mulyadi. Acara berlangsung meriah dengan menampilkan santriawan dan para pengasuh pondok pesantren.
Dalam perayaannya, Bupati Tangerang menyampaikan penghargaan atas prestasi dan kontribusi Ponpes Qod Faaza Firdaus dalam membina generasi muda. “Empat tahun bukan waktu singkat bagi sebuah lembaga pendidikan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saya bangga dengan semangat para santri serta dedikasi para pengasuh yang telah membimbing anak-anak kita menjadi generasi yang berakhlak dan cerdas,” ungkapnya. Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendukung lembaga pendidikan berbasis keagamaan karena pembangunan manusia unggul dimulai dari akhlak dan spiritualitas.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya, SH, MH, melalui Wakapolsek IPTU Mulyadi, menyampaikan bahwa kehadiran Polsek dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan keagamaan. “Kami dari Polsek Cisauk sangat mengapresiasi kiprah Ponpes Qod Faaza Firdaus dalam membentuk karakter generasi muda. Semoga semakin berkembang dan menjadi garda terdepan dalam membangun moral serta ketahanan spiritual masyarakat,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian juga hadir untuk menjaga situasi tetap aman dan nyaman.
Milad ke-4 ini bukan sekadar peringatan usia, tetapi momentum refleksi dan doa bersama agar pondok pesantren ini terus diberi keberkahan. Acara yang dipimpin langsung oleh penanggung jawab kegiatan, Dr.Ir. Purwanto, SK, M.Si., juga diisi dengan rangkaian doa, tausiyah, dan silaturahmi antara tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para santri. Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membangun pendidikan berlandaskan nilai-nilai Islami.
( Johanes S )