MEDIAKOTA.Com KAYONG UTARA— Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang dimulai dari kawasan pedesaan. Melalui program Gema Membangun Desa Tahun 2026 yang diselenggarakan di Desa Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Pemprov Kalbar memastikan kehadiran nyata pemerintah lewat integrasi program lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., yang hadir langsung membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa membangun desa adalah fondasi utama bagi kemajuan provinsi.
“Membangun desa berarti membangun masa depan Kalimantan Barat. Ketika desa semakin maju, ekonomi tumbuh, pelayanan publik semakin baik, dan generasi muda semakin berkualitas, maka kita sedang meletakkan fondasi menuju Kalimantan Barat yang Adil, Demokratis, Religius, Sejahtera, dan Berwawasan Lingkungan,” tegas Gubernur Ria Norsan.
Kegiatan Gema Membangun Desa ini dirancang bukan sekadar seremonial, melainkan strategi jemput bola dari Pemprov Kalbar dan jajaran OPD untuk melihat kondisi riil di lapangan, khususnya di wilayah pesisir. Dalam arahannya, Gubernur menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mempertajam intervensi program pelayanan dasar kepada masyarakat.
Fokus Intervensi OPD: Dari Stunting hingga Pemberdayaan Ekonomi
Gubernur menyoroti beberapa sektor krusial yang harus terus digenjot melalui sinergi OPD di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Pada sektor kesehatan dan pendidikan, Pemprov Kalbar menargetkan zero putus sekolah serta percepatan penurunan angka stunting.
“Upaya pencegahan stunting harus terus kita perkuat melalui kolaborasi pelayanan kesehatan, pemenuhan gizi, dan perbaikan sanitasi. Jangan sampai ada anak yang putus sekolah di desa kita,” pesan Gubernur.
Di sektor ekonomi, Pemprov Kalbar melihat potensi besar Teluk Batang di bidang perikanan, pariwisata, kerajinan, dan UMKM. Oleh karena itu, OPD terkait diinstruksikan untuk mendampingi para pelaku usaha, BUMDes, koperasi, nelayan, dan Karang Taruna. Pendampingan difokuskan pada peningkatan kualitas produk, perbaikan kemasan, hingga pemanfaatan pemasaran digital agar produk desa mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan pelayanan dasar masyarakat sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimiliki,” tambah Gubernur.
Sebagai bentuk konkret intervensi program pemerintah, pada kegiatan ini diserahkan berbagai bantuan lintas sektoral. Bantuan yang disalurkan mencakup dukungan untuk pendidikan, kesehatan, pencegahan stunting, sektor pertanian dan perikanan, hingga pengembangan UMKM. Bantuan ini diharapkan dikelola secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Selain itu, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada Desa Teluk Batang yang telah menyandang status Desa Mandiri dan mengingatkan agar pemanfaatan Dana Desa terus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Melalui Gema Membangun Desa, Pemprov Kalbar berharap semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat pedesaan dapat terus berkobar demi kesejahteraan Kalimantan Barat secara menyeluruh.












