Mudik Aman, BBM Diawasi: Wagub Kalbar Lepas Ribuan Peserta Mudik Khatulistiwa 2026

PONTIANAK Kalbar mediakota.com-Di tengah keresahan masyarakat terkait antrean bahan bakar minyak (BBM) yang sempat viral, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan bahwa ketersediaan energi di daerah tetap aman saat melepas 1.210 peserta Program Mudik Khatulistiwa Gratis 2026 di Pontianak, Rabu (18/3/2026).
Program mudik gratis ini menjadi solusi konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan terjangkau menjelang Idul fitri. Namun di saat yang sama, perhatian pemerintah juga tertuju pada polemik distribusi BBM yang memicu kekhawatiran publik.
Dalam keterangannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa berdasarkan koordinasi dengan Pertamina dan PLN wilayah Kalimantan Barat, stok BBM dan energi dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi.
Meski demikian, ia mengungkap adanya indikasi praktik penimbunan oleh oknum tertentu yang memperkeruh situasi di lapangan.
“Persoalan ini bukan pada ketersediaan, tetapi pada distribusi dan adanya dugaan permainan oleh oknum. Ini yang tidak bisa kita toleransi,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pun mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan pengawasan ketat terhadap SPBU di seluruh kabupaten/kota. Bersama Forkopimda, pemerintah daerah diminta melakukan monitoring hingga sweeping guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran, terutama selama arus mudik dan balik.
Di sisi lain, program mudik gratis yang memberangkatkan lebih dari seribu warga menggunakan armada DAMRI menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi beban ekonomi masyarakat sekaligus menekan risiko kecelakaan akibat perjalanan mandiri.
Kebijakan ini juga diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.
Wakil Gubernur menegaskan bahwa pemerintah hadir tidak hanya memfasilitasi mobilitas masyarakat, tetapi juga menjamin stabilitas kebutuhan dasar seperti energi.
“Negara harus memastikan masyarakat bisa mudik dengan tenang, tanpa dihantui kelangkaan BBM maupun kenaikan beban biaya,” ujarnya.
Dengan kombinasi program mudik gratis dan pengawasan distribusi energi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berupaya menjaga momentum Idulfitri tetap aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(Hsn)