JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,-
Masa depan pariwisata Jakarta tengah memasuki babak baru pasca-perubahan statusnya menjadi kota global. Menjawab tantangan tersebut, DPD ASTINDO (Asosiasi Travel Agent Indonesia) DKI Jakarta menggelar talkshow strategis di ajang bergengsi “International Islamic Expo 2026” yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (27/6/2026).
Talkshow yang mengusung tema “Arah Baru Pariwisata Jakarta: Kolaborasi, Inovasi, dan Kesiapan Menuju Destinasi Global Masa Depan” ini mengupas tuntas peran vital agen travel dalam menyokong serta menguatkan roda perekonomian Jakarta.

Acara yang dipandu dengan dinamis oleh Andi Meryam Kusumawati, S.E. (Koordinator Wilayah ASTINDO Jakarta Pusat) selaku moderator, menghadirkan tiga srikandi pakar pariwisata ASTINDO DKI Jakarta sebagai pembicara.
Tiga Pilar Strategis Wisata Jakarta: Inbound, Outbound, dan Urban Wellness.
Dalam sesi pemaparan, para panelis membedah bagaimana ASTINDO mengambil peran sentral dalam memajukan industri pariwisata Jakarta melalui tiga pilar utama:
kolaborasi pentahelix (pemerintah, industri, akademi, media dan asosiasi: Dr. Tr. (c) Rina Darmawan, S.E., M.Pd, selaku Ketua DPD ASTINDO DKI Jakarta, menegaskan bahwa ‘industri pariwisata’ Jakarta harus siap bertransformasi total sebagai ‘penggerak’ ekonomi dan destinasi global.
ASTINDO DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk menjadi motor penggerak. Lewat inovasi dan kolaborasi lintas sektor, kita tidak hanya fokus menarik wisatawan mancanegara (inbound), tetapi juga mengelola pasar ‘outbound’ secara profesional agar tercipta ekosistem ekonomi yang tangguh,” ujarnya.
Kesiapan SDM Berstandar Global:
Menghadapi status Jakarta sebagai kota global, sektor Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama.
Desy Wen, S.T, selaku Kabid SDM ASTINDO DKI Jakarta, menyoroti pentingnya sertifikasi dan peningkatan kapasitas para pelaku industri agar mampu bersaing di level internasional.
Peluang Baru di Sektor Urban Wellness
Sisi menarik dibahas oleh Anita Andayani, Koordinator Wilayah ASTINDO Jakarta Selatan. Beliau memaparkan potensi besar tren *Urban Wellness (wisata kebugaran perkotaan) di Jakarta. Menurutnya, Jakarta memiliki fasilitas modern dan ruang urban yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi paket wisata kebugaran dan kesehatan, yang kini tengah menjadi tren global pascapandemi.
Menopang Roda Perekonomian Jakarta,
Talkshow ini menghasilkan satu kesimpulan penting: pariwisata bukan lagi sekadar sektor hiburan, melainkan pilar utama penopang ekonomi Jakarta masa depan. Melalui sinergi integratif antara pengurus wilayah (seperti Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan), ASTINDO memastikan seluruh program kerja berdampak langsung pada pelaku UMKM, perhotelan, hingga transportasi lokal.
Dengan suksesnya talkshow di International Islamic Expo 2026 ini, ASTINDO DKI Jakarta kembali membuktikan kesiapannya mengawal arah baru pariwisata Jakarta: lebih kolaboratif, inovatif, dan siap bersaing di panggung dunia. (f/Red)












