Mengintip Peran Strategis Yonif TP 845/KS di Balik Layar Gelar Griya Sekolah Unggul Garuda

Kelapa Kampit, Belitung Timur – Kehadiran jajaran pemerintahan dalam acara Gelar Griya (Open House) Sekolah Unggul Garuda Beltim di Desa Mayang, Sabtu (17/10/2026), tidak hanya menarik perhatian dari sisi birokrasi sipil. Di balik megahnya fasilitas pendidikan baru tersebut, terdapat sinergi kuat dari unsur TNI, khususnya Batalyon Infanteri (Yonif) TP 845/Ksatria Satam.

Hadir mewakili Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 845/Ksatria Satam, Letkol Infanteri Barlian Prabowo, S.H., M.H, Perwira Seksi Logistik (Pasilog) Yonif TP 845/KS, Letda Inf Patrik Everd Ekel, S.T.Han., membawa perspektif penting mengenai bagaimana manajemen modern dan kedisiplinan militer dapat diadopsi dalam membangun ekosistem pendidikan yang tangguh di wilayah perbatasan komoditas Belitung Timur.

Bagi Letda Inf Patrik Everd Ekel, kehadiran satuan TNI di lembaga pendidikan unggulan bukan sekadar memenuhi undangan formalitas. Lulusan sarjana teknik pertahanan ini menyoroti bahwa menciptakan sekolah unggul membutuhkan manajemen materiil, perencanaan aset, dan tata kelola sarana-prasarana yang presisi dan sebuah prinsip dasar logistik militer yang menjadi urat nadi kekuatan pasukan Ksatria Satam.

“Pendidikan unggul tidak hanya bicara soal kurikulum di atas kertas, tetapi bagaimana kesiapan fasilitas pendukung bekerja secara sistematis dan berkelanjutan. Dari sudut pandang logistik, efisiensi ruang, pengelolaan rantai pasok literasi, hingga ketahanan infrastruktur sekolah adalah pondasi utama agar para siswa dapat belajar dengan aman dan maksimal,” ujar Letda Inf Patrik di sela-sela peninjauan fasilitas sekolah.

Langkah Yonif TP 845/KS yang aktif merangkul dunia pendidikan ini menjadi bukti nyata bahwa prajurit Ksatria Satam tidak hanya fokus pada garis pertahanan fisik, tetapi juga pertahanan non-militer melalui pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kolaborasi antara disiplin prajurit dan inovasi pendidikan di Sekolah Garuda diharapkan mampu mencetak generasi muda lokal yang tidak hanya cerdas secara akademis, namun memiliki karakter mental baja untuk masa depan Belitung Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!