JAKARTA – Ketua Umum FORKABI hasil Musyawarah Besar (Mubas) ke-6 tahun 2026, H Achmad Azran menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh gerakan Revolusi Betawi sebagai langkah strategis membangkitkan peran masyarakat Betawi, khususnya generasi muda, agar mampu menjadi pelaku utama pembangunan di tanah kelahirannya.
Menurutnya, semangat revolusi yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan perubahan yang harus diwujudkan melalui langkah-langkah nyata demi kemajuan masyarakat Betawi di masa depan.
“Saya berharap revolusi ini benar-benar membawa kebaikan bagi Betawi di era yang akan datang. Kalau tidak ada perubahan yang positif, Betawi akan terus tertinggal,” ujarnya ketika diminta komentarnya usai acara pembukaan Kongres ke-2 Pemuda Kaum Betawi yang digelar baru-baru ini (5/7) bertempat di bilangan Jagakarsa, Jakarta Seltan.
Sebagai Ketua Umum FORKABI sekaligus anggota DPD RI asal DKI Jakarta, ia menegaskan kesiapannya berada di garda depan untuk mengawal agenda perubahan tersebut. Ia juga menyatakan dukungan penuh kepada kepemimpinan Ketua Umum Pemuda Betawi dalam menjalankan program-program strategis hasil Kongres Pemuda Betawi.
Ia meyakini kepemimpinan yang visioner menjadi modal penting untuk membawa masyarakat Betawi menuju kemajuan yang lebih besar.
“Saya percaya dengan kualitas dan visi Ketua Umum Pemuda Betawi. Saya akan mendukung penuh setiap langkah strategis demi kemajuan Betawi. Sudah saatnya anak Betawi menjadi generasi penerus yang memimpin kampungnya sendiri,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menilai kunci utama keberhasilan Revolusi Betawi adalah komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan setiap keputusan yang dihasilkan melalui Kongres Pemuda Betawi.
“Kita harus berkomitmen terhadap apa yang menjadi hasil kongres. Apa pun yang diputuskan untuk kemajuan Betawi, saya siap mendukung,” katanya.
Menanggapi berbagai aspirasi dan curahan hati yang disampaikan Ketua Umum Pemuda Kaum Betawi dalam forum tersebut, ia menilai hal itu sebagai masukan yang sangat positif dan harus menjadi perhatian bersama.
“Curhatan itu adalah harapan masyarakat. Sebagai wakil dari Jakarta, saya wajib mendengar dan memperjuangkan aspirasi tersebut. Saya akan ada di dalamnya,” ujarnya.
Ke depan, ia mengungkapkan FORKABI akan mengambil peran sebagai jembatan besar bagi lahirnya pemimpin-pemimpin muda Betawi.
Organisasi yang dipimpinnya akan membuka ruang seluas-luasnya agar generasi muda berani tampil memperjuangkan kepentingan masyarakat dan daerahnya sendiri.
“Saya ingin FORKABI menjadi jembatan dan pintu gerbang besar bagi anak-anak muda Betawi untuk berani tampil. Saya akan membantu mereka yang memiliki cita-cita besar membangun Betawi dan membuka jalan agar lahir pemimpin-pemimpin baru dari kampungnya sendiri,” katanya.
Menjawab anggapan bahwa sebagian pihak terlambat mengambil peran dalam pembangunan Betawi, ia menegaskan bahwa kesempatan untuk berkontribusi selalu terbuka.
“Tidak ada kata terlambat. Yang terlambat adalah mereka yang tidak siap membangun daerahnya sendiri. Selama ada kemauan, kita bisa bersama-sama membawa Betawi menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(f/red)












