Kejati Kalbar Masuk Sekolah, Edukasi Hukum Pelajar

Pontianak Mediakota.com– Di bawah langit pagi Kota Pontianak, halaman SMA Negeri 9 Pontianak menjadi ruang belajar yang berbeda pada Senin, 09 Februari 2026. Bukan hanya tentang barisan upacara dan kibaran Merah Putih, tetapi tentang kesadaran hukum yang ditanamkan sejak dini.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Yadi Rachmad Sunaryadi, S.H., M.H., hadir langsung menyapa para pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
Dalam amanatnya, Asintel Kejati Kalbar menegaskan bahwa hukum bukan sekadar aturan dan sanksi, melainkan pedoman hidup yang harus dipahami dan dijalani oleh generasi muda. Melalui tema “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”, para pelajar diajak untuk lebih bijak dalam bersikap, terutama di tengah derasnya arus digitalisasi dan media sosial.
Pesan tegas disampaikan agar para siswa menjauhi berbagai perilaku berisiko, mulai dari perundungan, penyalahgunaan narkoba, hingga judi online yang kian mengancam masa depan generasi muda. Jejak digital, menurutnya, adalah cermin karakter yang akan menentukan arah pendidikan dan kehidupan sosial di masa depan.
Program Jaksa Masuk Sekolah menjadi wujud kehadiran negara di lingkungan pendidikan, tidak untuk menakut-nakuti, melainkan membimbing, mengedukasi, dan menumbuhkan kesadaran hukum sejak bangku sekolah.
Hasnan