Manggar, Belitung Timur – Komando Distrik Militer (Kodim) 0414/Belitung menegaskan komitmennya dalam mengawal ketat seluruh kebijakan komando atas terkait mitigasi bencana di wilayah kepulauan. Komandan Kodim (Dandim) 0414/Belitung Letkol Inf Rahman Safii Tanjung mendampingi langsung kunjungan kerja strategis Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., saat meninjau Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Yonif TP 845/KS di Kantor BPBD Belitung Timur, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kamis (24/9/2026).
Sebagai pemegang komando kewilayahan pertahanan di Pulau Belitung, Kodim 0414/Belitung menempatkan peninjauan ini sebagai momentum krusial untuk mensinkronisasikan gerak taktis pasukan pemukul (Yonif) dengan fungsi pembinaan teritorial yang melekat pada aparat komando kewilayahan (Babinsa).
Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Rahman Safii Tanjung menjelaskan bahwa posko taktis terpadu di Kantor BPBD ini merupakan wujud nyata dari koordinasi intensif yang selama ini diinisiasi oleh jajaran Kodim bersama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Integrasi ini dirancang untuk memotong rantai birokrasi penanganan darurat di lapangan.
“Kehadiran Bapak Pangdam II/Sriwijaya memberikan evaluasi dan arah kebijakan yang sangat klir bagi kami di tingkat wilayah. Kodim 0414/Belitung melalui para Danramil dan Babinsa di lapangan siap menjadi penunjuk arah, penyedia data teritorial, sekaligus jembatan komunikasi bagi prajurit Satgas Yonif TP 845/KS agar pergerakan penanganan titik api (hotspot) tepat sasaran dan efisien,” ujar Letkol Inf Rahman Safii Tanjung di sela-sela kegiatan.
Selain memastikan kesiapan posko taktis, Kodim 0414/Belitung juga memaksimalkan pelibatan unsur tiga pilar di tingkat desa (Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa) untuk memperluas jangkauan edukasi larangan membakar lahan. Langkah preventif ini berjalan simultan dengan patroli fisik rutin guna memastikan area rawan gambut dan semak belukar di Belitung Timur tetap terpantau aman.
Melalui pengawasan langsung Pangdam II/Sriwijaya dan koordinasi taktis teritorial yang dipimpin oleh Dandim 0414/Belitung, Letkol Inf Rahman Safii Tanjung, seluruh unsur pertahanan dan penanggulangan bencana di Pulau Belitung kini berada dalam kesiapsiagaan tertinggi untuk mempertahankan wilayah dari ancaman kabut asap sepanjang musim kemarau 2026.












