Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Presiden Prabowo, Dorong Penguatan KUR hingga Penambahan Bantuan Produksi

JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,-
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan langsung berbagai aspirasi petani kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam agenda Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam laporannya, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada kelompok tani, termasuk memfasilitasi akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bekerja sama dengan Bank Himbara.

Menurut Sigit, fasilitas KUR tersebut dimanfaatkan petani untuk memenuhi berbagai kebutuhan produksi pertanian, mulai dari pembelian bibit, pupuk, herbisida, fungisida, insektisida, hingga pembiayaan operasional seperti sewa traktor, pengolahan lahan, dan pembayaran tenaga kerja.

“Yang digunakan untuk pembelian bibit dan pupuk, obat-obatan seperti herbisida, fungisida, insektisida, pembiayaan sewa traktor untuk penggemburan tanah, pengolahan lahan, pembayaran upah buruh, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya,” ujar Sigit di hadapan Presiden Prabowo.

Kapolri berharap pemerintah dapat terus memperkuat akses KUR bagi petani, baik melalui kemudahan prosedur maupun peningkatan plafon pembiayaan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting untuk membuka lahan baru sekaligus memperkuat proses produksi pertanian dari hulu hingga hilir.
“Sehingga para petani dapat meningkatkan kapasitas produksi, kemandirian usaha, dan pertumbuhan ekonomi pedesaan,” ungkapnya.

Kapolri juga memaparkan bahwa hingga saat ini terdapat 714 kelompok tani jagung binaan Polri di 42 Polres pada 8 Polda yang telah memanfaatkan fasilitas KUR dengan total pinjaman mencapai Rp30,03 miliar.

Selain menyampaikan capaian tersebut, Sigit turut membawa aspirasi langsung dari para petani kepada Presiden Prabowo. Para kelompok tani berharap pemerintah dapat meningkatkan bantuan sektor pertanian, terutama terkait alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit unggul, serta pupuk guna menunjang produktivitas.

“Di samping itu, para petani berharap kiranya dapat menerima bantuan yang lebih banyak lagi terkait dengan bibit, pupuk, dan alsintan, sehingga dapat mendukung peningkatan produksi,” tutup Sigit.

Langkah Kapolri menyampaikan langsung suara petani kepada Presiden menjadi sinyal kuat sinergi antara Polri dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.(f/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!