Hari Ulang Tahun ke 211 Nanga Bunut
Bumi Ulak Mahkota Raja, Momentum Menjaga Adat dan Persatuan

Oplus_131072

Nanga Bunut Kapuas Hulu MEDIA KOTA POS-Tema HUT ke-211 Bumi Ulak Mahkota Raja, “Melaraskan sejarah yang telah diwariskan dan meluruskan langkah menuju masa yang telah dicita-citakan,” merupakan refleksi mendalam atas perjalanan panjang sebuah bumi yang tumbuh dari nilai, adat, dan kebijaksanaan leluhur. Dua abad lebih usia Bumi Ulak Mahkota Raja bukan sekadar hitungan waktu, melainkan jejak peradaban yang terpatri dalam ingatan kolektif masyarakatnya, Kamis (29/1/2026).

Sejarah yang diwariskan adalah pondasi utama yang membentuk jati diri. Di dalamnya tersimpan amanah para pendahulu—tentang bagaimana hidup selaras dengan alam, menjaga persaudaraan, menghormati adat, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Nilai-nilai inilah yang menuntun langkah Bumi Ulak Mahkota Raja hingga hari ini, tetap berdiri tegak di tengah perubahan zaman.

Melaraskan sejarah berarti menata kembali ingatan, merawat tradisi, dan meneguhkan identitas agar tidak tergerus oleh arus waktu. Adat istiadat, bahasa, seni, serta kearifan lokal bukanlah warisan yang selesai di masa lalu, melainkan titipan yang harus dijaga, dihidupkan, dan diwariskan kembali kepada generasi penerus. Dalam warisan itulah terletak arah dan kekuatan untuk melangkah ke depan.

Namun, peringatan hari jadi juga menjadi momentum untuk bercermin dan meluruskan langkah. Perjalanan ke depan menuntut kebijaksanaan dalam membaca tantangan, ketegasan dalam menentukan arah, serta kebersamaan dalam menjalankan pembangunan. Masa yang dicita-citakan adalah masa yang adil, sejahtera, dan bermartabat—di mana kemajuan tidak meninggalkan tatanan nilai, dan perubahan tidak memutus akar budaya.

Meluruskan langkah menuju masa depan berarti menyatukan sejarah dengan visi, adat dengan inovasi, serta kearifan lokal dengan semangat kemajuan. Pembangunan dijalankan bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi yang akan datang, dengan menjunjung tinggi persatuan, gotong royong, dan tanggung jawab bersama.

Pada usia ke-211 ini, Bumi Ulak Mahkota Raja meneguhkan tekad untuk terus bergerak maju tanpa melupakan asal-usulnya. Dengan menjadikan sejarah sebagai penuntun dan cita-cita sebagai tujuan, setiap langkah diharapkan membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat.

Wartawan Media kota Kapuas Hulu : Rizky Putra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *