Direktur Utama PT Bank Nusantara Indonesia Wilayah Papua Barat Daya Siap Jalankan Amanah dan Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Papua

Jakarta,-
Direktur Utama PT Bank Aset Nusantara Indonesia wilayah Papua Barat Daya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan atas berkat dan penyertaan-Nya, khususnya bagi keluarga besar di Papua yang terus memberikan dukungan dalam perjalanan pengabdian dan pelayanan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pimpinan PT Bank Nusantara Indonesia atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah sebagai Direktur Utama di wilayah Papua Barat Daya.

Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang membawa tanggung jawab besar pula. Namun dengan keyakinan, kerja sama, dan penyertaan Tuhan, seluruh tantangan diyakini dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan bersama.

“Saya percaya bahwa amanah ini bukan tugas yang ringan, tetapi dengan pertolongan Tuhan, dukungan pimpinan, jajaran perusahaan, dan seluruh tim, kita akan mampu menjalankannya dengan baik untuk membawa kemajuan bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, dirinya terbuka terhadap masukan, arahan, serta saran dari pimpinan perusahaan maupun seluruh jajaran demi memperkuat tata kelola dan pengembangan perusahaan di wilayah Papua Barat Daya.

Dalam arahannya, pimpinan komisaris juga memberikan penekanan agar segera membentuk kepengurusan hingga tingkat kabupaten di Papua Barat Daya. Diketahui, Provinsi Papua Barat Daya memiliki enam kabupaten/kota yang akan menjadi fokus penguatan struktur organisasi.

Setiap kabupaten direncanakan memiliki kepengurusan tersendiri, dengan usulan tiga orang pengurus dari masing-masing wilayah untuk selanjutnya diajukan ke pusat dan ditetapkan sesuai mekanisme perusahaan.

Selain penguatan organisasi, pengembangan ekonomi masyarakat Papua juga menjadi perhatian utama. Ia menilai bahwa selama ini masih ada cara pandang yang kurang tepat terhadap masyarakat Papua, yang sering dipersepsikan sebagai kelompok yang tertinggal secara ekonomi.

Padahal, menurutnya, masyarakat Papua memiliki potensi besar, terutama dalam kepemilikan aset tanah, baik aset pribadi maupun aset keluarga, yang dapat menjadi modal dasar untuk pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.

“Saya melihat potensi masyarakat Papua sangat besar. Tanah adalah aset yang bernilai dan bisa menjadi kekuatan ekonomi jika dikelola dengan baik. Tugas kita adalah membuka akses dan peluang agar potensi itu berkembang,” katanya.

Dengan kedekatan emosional dan pemahaman terhadap karakter masyarakat Papua, ia optimistis dapat membangun kepercayaan serta mendorong masyarakat untuk maju bersama melalui berbagai peluang dan program yang dikembangkan PT Bank Aset Nusantara Indonesia di Papua Barat Daya.

Dalam waktu dekat, setelah kembali dari Jakarta, ia menyatakan akan langsung bekerja dan bergerak cepat untuk menjalankan program-program strategis demi pengembangan perusahaan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua Barat Daya. (09/f)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *