ACEH, MEDIAKOTA.COM,-
Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Aceh, Rifqi Maulana, S.H., menilai Dek Fadh sebagai representasi figur muda Aceh yang mampu membangun akses, komunikasi, dan kepercayaan di tingkat nasional demi memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh secara lebih luas.
Menurut Rifqi, di tengah tantangan pembangunan dan dinamika politik daerah, Aceh membutuhkan tokoh muda yang memiliki keberanian membangun jaringan strategis serta mampu membawa aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pusat. Ia menyebut kemampuan komunikasi nasional menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Aceh dalam berbagai sektor pembangunan.
“Dek Fadh menunjukkan bahwa anak muda Aceh mampu tampil dan membangun komunikasi di tingkat nasional. Ini penting, karena Aceh membutuhkan figur yang mampu membuka peluang, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan membawa daerah ini lebih diperhitungkan,” ujar Rifqi Maulana.
Ia menilai keberadaan figur muda yang aktif membangun sinergi nasional dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan Aceh, terutama dalam sektor pendidikan, investasi, ekonomi, dan pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, masa depan Aceh harus dibangun dengan kolaborasi dan keberanian menghadirkan gagasan besar untuk masyarakat.
Rifqi juga mengatakan generasi muda Aceh tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan nasional. Ia berharap semakin banyak anak muda Aceh yang tampil membawa ide, inovasi, dan semangat perubahan demi kemajuan daerah.
“Anak muda Aceh harus percaya diri untuk bersaing di tingkat nasional. Kita punya kualitas, punya kapasitas, dan punya potensi besar untuk membawa perubahan. Tinggal bagaimana terus membangun koneksi, menjaga integritas, dan bekerja untuk rakyat,” katanya.
Sebagai organisasi mahasiswa hukum, PERMAHI Aceh, lanjut Rifqi, akan terus mendukung lahirnya generasi muda yang kritis, progresif, dan memiliki semangat pengabdian terhadap daerah dan bangsa. Ia menegaskan mahasiswa harus hadir sebagai kekuatan intelektual yang mampu menjaga demokrasi, hukum, dan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Rifqi pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan mendukung langkah-langkah positif yang membawa manfaat bagi Aceh. Menurutnya, pembangunan membutuhkan stabilitas, kebersamaan, dan kolaborasi semua pihak agar Aceh mampu berkembang lebih maju di masa depan.
“Sudah saatnya Aceh dikenal karena gagasan, prestasi, dan kekuatan anak mudanya. Dengan kolaborasi dan semangat bersama, Aceh bisa menjadi daerah yang lebih maju, kuat, dan diperhitungkan di tingkat nasional,” tutup Rifqi Maulana, S.H. (f/red)












