JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,—
Produk alas kaki buatan Indonesia terus berupaya memperkuat daya saing di pasar internasional. Rumah Jejak, produsen alas kaki asal Jawa Timur, mengaku telah menembus pasar Kuwait, Libya, Qatar, Somalia, Australia, hingga Amerika Serikat.
Keikutsertaannya pada pameran kali ini adalah yang ke-empat kalinya, “Dalam pameran Trade Expo Indonesia 2026 seperti sekarang ini menjadi momentum bagi Rumah Jejak untuk memperluas jaringan ekspor guna memperkenalkan produk lokal kepada pembeli mancanegara,” ujar Ricky, selaku manager perusahaan.
Ricky selaku Manager Perusahaan mengatakan, keunggulan produknya terletak pada proses pengerjaan handcrafted, pilihan bahan kulit asli dan sintetis, serta harga yang kompetitif.
Sandal pria mulai diharga Rp80.000, sepatu formal sekitar Rp100.000, dan sepatu kets sekitar Rp150.000. Produksi dilakukan di tiga wilayah Jawa Timur, yakni Mojokerto, Sidoarjo, dan Surabaya.
Menurut Ricky, pasar Timur Tengah dan Afrika menjadi salah satu tujuan utama ekspor Rumah Jejak. Ke depan, perusahaan menargetkan perluasan pasar ke lebih banyak negara.
Di tengah persaingan dengan produk China, Rumah Jejak berharap industri alas kaki Indonesia kembali diperhitungkan di pasar global.
“Kami ingin membangkitkan kembali kejayaan pengrajin Indonesia dan mendorong pembeli mancanegara kembali mencari produk alas kaki dari Indonesia,” ujarnya. (f/red)












