Antisipasi Kemarau Ekstrem, Sertu Haifrizar Bentuk ‘Benteng Hijau’ Relawan Karhutlah di Batu Penyu

Batu Penyu, Belitung Timur – Mengantisipasi dampak ekstrem musim kemarau panjang, Koramil 414-03/Gantung mengambil langkah taktis super cepat. Guna membentengi wilayah dari ancaman titik api, Babinsa Desa Gantung dan Desa Batu Penyu, Sertu Haifrizar, resmi menginisiasi pembentukan benteng pertahanan hijau melalui Tim Relawan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah).

Rapat koordinasi krusial ini digelar langsung di Aula (Holl) Kantor Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, pada Jumat (28/08/2026) pagi pukul 10:00 WIB.

Langkah ini dipicu oleh meningkatnya risiko karhutlah di wilayah Batu Penyu akibat cuaca panas ekstrem yang melanda Belitung Timur beberapa waktu terakhir.

Sadar bahwa kecepatan penanganan adalah kunci utama, Sertu Haifrizar bersama jajaran aparatur desa langsung bergerak mengumpulkan elemen masyarakat untuk menyatukan frekuensi dan kesiapsiagaan.

“Kita tidak bisa hanya menunggu api muncul baru sibuk mencari pemadam. Pola pikirnya harus diubah; kita cegah bersama sejak dini. Tim Relawan yang dibentuk hari ini adalah mata, telinga, sekaligus garda terdepan yang akan mendeteksi dini setiap potensi titik api di pelosok desa,” tegas Sertu Haifrizar.

Rapat koordinasi yang berlangsung dinamis ini menghasilkan beberapa keputusan strategis, di antaranya pembagian zonasi patroli rutin (sistem ronda api) di area rawan dan lahan tidur yang kering.

Selain itu, dibentuk pula jaringan komunikasi darurat berbasis digital antara relawan, Babinsa, dan pihak pemadam kebakaran guna mempercepat koordinasi lapangan.

Relawan yang terpilih juga dibekali misi edukasi persuasif untuk menerapkan larangan total kepada warga agar tidak membuka lahan dengan metode membakar selama musim kemarau.

Kehadiran Tim Relawan ini diharapkan mampu memangkas waktu respons penanganan kebakaran hutan secara signifikan. Dengan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, Desa Batu Penyu berkomitmen penuh untuk menjaga wilayahnya tetap aman, hijau, dan bebas dari bencana asap. Hingga akhir acara, kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat gotong royong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!