JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,-
Generasi muda Indonesia hari ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki generasi sebelumnya: akses informasi, teknologi, dan ekosistem pengembangan diri yang semakin terbuka. Namun, kemudahan tersebut tidak otomatis melahirkan generasi tangguh. Ketahanan karakter justru menjadi modal penting yang harus terus diperkuat.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, saat menghadiri Rembuk Nasional Pemuda Indonesia (RNPI) ke-3 di Gd. Tribrata, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Dalam wawancara bersama awak media, Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa forum nasional seperti RNPI memiliki arti strategis karena membuka ruang bagi pemuda dari berbagai daerah untuk memahami langsung realitas, persoalan, dan tantangan pembangunan di Indonesia.
Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya dibekali wawasan dari ruang diskusi atau informasi digital. Mereka juga harus memiliki pengalaman dan pemahaman nyata tentang kondisi daerah, termasuk bagaimana persoalan lokal berkaitan erat dengan dinamika global.
Ia mengungkapkan, dalam forum tersebut dirinya sempat berbagi panggung dengan Gubernur Lampung untuk membahas berbagai persoalan daerah serta keterkaitannya dengan tantangan global.
Ketangguhan Mental Jadi Pekerjaan Rumah
Menyoroti potensi generasi muda saat ini, Gubernur NTB melihat bahwa mereka sebenarnya memiliki ekosistem yang jauh lebih baik dibandingkan generasi terdahulu. Akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan informasi kini terbuka luas.
Namun, ada satu hal mendasar yang tidak boleh hilang, yakni karakter tangguh atau resilience.
Menurutnya, tantangan generasi sekarang adalah bagaimana mewarisi ketahanan mental generasi masa lalu, kemudian memperkuatnya dengan keunggulan teknologi dan akses informasi modern.
Dengan kata lain, kecanggihan zaman harus berjalan beriringan dengan kekuatan karakter. Sebab, kemudahan memperoleh informasi tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan menghadapi tekanan, mengambil keputusan, dan menyelesaikan persoalan.
Pemuda Harus Menjadi Bagian dari Solusi
Lalu Muhammad Iqbal berharap Rembuk Nasional Pemuda Indonesia tidak berhenti sebagai ajang pertemuan dan pertukaran gagasan semata. Forum tersebut harus menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, sekaligus momentum untuk mendorong kontribusi nyata generasi muda.
Ia mengingatkan bahwa masa depan Indonesia tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus dipersiapkan melalui keterlibatan aktif generasi mudanya.
Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, pemuda dituntut tidak sekadar menjadi penonton perubahan, melainkan tampil sebagai pelaku yang mampu memberikan solusi, menghadirkan inovasi, dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
Pesan Gubernur NTB tersebut menegaskan satu hal: Indonesia membutuhkan generasi muda yang bukan hanya cerdas karena teknologi, tetapi juga kuat karena karakter, tangguh menghadapi tantangan, dan berani mengambil tanggung jawab bagi masa depan bangsa. (f/red)












