MELAWI MEDIAKOTA.COM– Pemerintah Kabupaten Melawi memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan berintegritas melalui penandatanganan Pakta Integritas Pengawalan dan Pengamanan Pembangunan Strategis bersama Kejaksaan Negeri Sintang terhadap 10 proyek strategis daerah Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi, Rabu (28/10/2026), sebagai bentuk sinergi dalam memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, memenuhi standar kualitas, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, menegaskan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan daerah harus digunakan secara bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bupati meminta seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang menangani proyek strategis daerah agar melaksanakan tugas secara profesional, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta mengedepankan integritas dalam setiap tahapan pekerjaan.
Ia juga mengingatkan kontraktor, konsultan, dan seluruh pihak yang terlibat untuk membangun sinergi serta menjaga koordinasi selama proses pelaksanaan pembangunan.
“Koordinasi yang baik dinilai penting untuk menghasilkan pembangunan dengan mutu dan kualitas yang sesuai standar sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Dadi.
Menurutnya, pengawalan dan pengamanan pembangunan merupakan bagian penting dalam mencegah potensi penyimpangan sekaligus memperkuat kepatuhan terhadap hukum.
Namun, komitmen tersebut harus diikuti dengan pelaksanaan pekerjaan yang disiplin, pengawasan yang efektif, serta keterbukaan dalam setiap tahapan kegiatan.
Bupati menegaskan bahwa seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan proyek strategis daerah harus bekerja secara profesional, berintegritas, dan berpedoman pada peraturan perundang-undangan.
“Laksanakan setiap tahapan pekerjaan dengan penuh integritas, mulai dari perencanaan, proses pengadaan, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan, hingga penyelesaian dan pertanggungjawaban kegiatan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Taufik Effendi, menyampaikan bahwa penandatanganan Pakta Integritas merupakan langkah awal sekaligus bentuk komitmen dalam melaksanakan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS).
Menurutnya, pengawalan pembangunan harus dilaksanakan dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas, serta mencegah terjadinya tindakan yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan membutuhkan koordinasi dan pengawasan yang baik dari seluruh pihak terkait. Apabila ditemukan kendala dalam proses pekerjaan, persoalan tersebut diharapkan dapat dikomunikasikan dan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Taufik juga menekankan pentingnya pelaksanaan proyek sesuai spesifikasi teknis, kontrak, dan anggaran yang telah ditetapkan. Setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan secara profesional, objektif, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, keberhasilan proyek strategis tidak hanya dinilai dari penyelesaian pekerjaan secara administratif, tetapi juga dari kualitas hasil pembangunan dan manfaatnya bagi masyarakat.
Untuk mendukung pengawasan tersebut, organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani proyek diminta menyampaikan laporan perkembangan pekerjaan secara berkala dan terukur. Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan proyek berjalan transparan dan sesuai kondisi di lapangan.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Melawi dan Kejaksaan Negeri Sintang berupaya memperkuat pencegahan penyimpangan, meningkatkan kepastian hukum, serta mendorong pelaksanaan proyek yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Adapun 10 proyek strategis daerah yang masuk dalam pengawalan dan pengamanan pembangunan Tahun Anggaran 2026 meliputi renovasi Kantor Bupati Melawi, renovasi Kantor DPRD Melawi, pembangunan Rumah Jabatan Wakil Bupati Melawi, rehabilitasi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, peningkatan Jalan Suka Maju–Ulak Muid, pembangunan Gedung Chatlab, Gedung Cytotoxic, Jembatan Gantung Sungai Tekelak, Gedung CT Scan, serta pembangunan gedung sekolah SDN 14 Batu Nanta.
Pemerintah Kabupaten Melawi berharap melalui pengawalan dan pengamanan pembangunan strategis ini, seluruh proyek dapat terlaksana sesuai perencanaan, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus memastikan pembangunan Kabupaten Melawi berjalan secara profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.
M.Fadli:.Kabiro Wartawan Mediakota Kab Melawi












