Burung Mandi, Belitung Timur – Keresahan masyarakat terkait kelangkaan dan karut-marut distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di pesisir Kabupaten Belitung Timur kembali memuncak. Informasi yang dihimpun dari warga di kawasan Pantai Burung Mandi, Kecamatan Damar, menyebutkan adanya aksi pengamanan belasan jerigen BBM jenis Pertalite oleh aparat penegak hukum pada Selasa (27/10/2026) kemarin.
Menurut keterangan sejumlah warga lokal yang menyaksikan pergerakan di lapangan, terdapat sekitar 14 jerigen berisi ratusan liter Pertalite yang diangkut oleh petugas. Seluruh barang bukti beserta kendaraan yang digunakan diduga kuat langsung dibawa menuju Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Belitung Timur di Manggar.
“Kami melihat ada aktivitas pengangkutan jerigen-jerigen itu. Informasi di antara warga, barang-barang tersebut dibawa ke Polres untuk diperiksa karena dicurigai sebagai hasil aktivitas pelangsiran ilegal,” ujar salah seorang warga Damar yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.
Sektor pesisir seperti Burung Mandi memang kerap menjadi titik rawan peredaran BBM ilegal karena tingginya kebutuhan bahan bakar untuk perahu nelayan serta aktivitas ekonomi warga. Celah inilah yang diduga dimanfaatkan oleh oknum pengepul menengah untuk memasok Pertalite selundupan dengan harga di atas eceran resmi.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih terus berupaya melakukan klarifikasi resmi ke pihak Polres Belitung Timur, baik melalui Kasat Reskrim maupun Humas Polres, guna memastikan kronologi persis penangkapan, identitas terduga pelaku, serta pasal sangkaan yang akan diterapkan.
Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat memberikan keterbukaan informasi atas penindakan ini agar memberikan efek jera bagi para pelaku penimbunan BBM subsidi di Belitung Timur.












