Urai Kebuntuan Plasma di Belitung Timur, PT SMM Siapkan Skema Lahan Luar HGU dan Siap Temui Gubernur dalam 10 Hari

Nyurok, Belitung Timur — Perdebatan hangat mengenai kewajiban fasilitas kebun plasma sebesar 20 persen bagi warga Desa Jangkang dan Desa Nyurok akhirnya menemui titik terang baru dari sudut pandang korporasi PT SMM. Pihak manajemen secara terbuka memaparkan komitmen bisnis yang selaras dengan regulasi nasional sekaligus membawa proposal solusi konkret bagi masyarakat sekitar operasional perusahaan.

Di tengah keterbatasan lahan aktif di dalam area Hak Guna Usaha (HGU) korporasi, manajemen PT SMM meluncurkan terobosan strategis berupa skema pembebasan lahan baru di luar areal HGU secara putus. Melalui pendekatan ini, perusahaan siap mendanai penuh pencarian dan pembelian lahan eksternal yang nantinya akan dibangun khusus menjadi kawasan kebun plasma mandiri yang produktif bagi warga terdampak.

Respons Cepat Manajemen: Patuhi Tenggat Waktu 10 Hari

Menanggapi instruksi langsung dari Penjabat Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani dalam pertemuan tersebut, General Manager (GM) PT SMM, Ikbal Pratama, memberikan pernyataan resmi terkait langkah taktis yang akan segera diambil oleh jajaran manajemen korporasi. Pihak perusahaan menegaskan sikap kooperatifnya untuk menyerap seluruh atensi pemerintah daerah secara cepat.

“Pertemuan singkat ini kami akan sampaikan arahan dari Bapak Gubernur. Nanti akan sampaikan ke pimpinan kami di PT SMM. Nanti mungkin dari pimpinan nanti akan langsung ketemu dengan Pak Gubernur. Batas waktu yang disampaikan Pak Gubernur tadi 10 hari itu akan kami mulai, nanti setelah selesai kunjungan ini saya akan langsung sampaikan,” ujar Ikbal Pratama usai menghadiri dialog di Gedung Serbaguna Desa Nyuruk.

Inisiatif Kemitraan Berkelanjutan

Perusahaan menegaskan bahwa keberadaannya di Belitung Timur tidak sekadar mengejar profitabilitas, melainkan tumbuh bersama ekosistem lokal melalui program pembinaan perkebunan yang terstruktur.

• Rekam Jejak Kemitraan: Hingga saat ini, PT SMM telah sukses memfasilitasi program plasma kemitraan yang menaungi tujuh koperasi aktif dan satu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Desa Balok, Desa Dendang, Desa Simpang Tiga, serta Kecamatan Simpang Pesak.

• Fokus Pemberdayaan: Proposal skema lahan eksternal ini diprioritaskan penuh bagi kelompok tani lokal di lingkaran utama operasional guna memastikan efek domino ekonomi berjalan optimal dan inklusif.

Manajemen PT SMM sangat menghargai dinamika serta masukan yang disampaikan baik oleh warga maupun jajaran Pemprov Babel. Pihak korporasi berkomitmen penuh menjaga transparansi dalam mencari mufakat terbaik, sembari tetap mematuhi koridor regulasi serta instruksi tenggat waktu kedinasan yang telah disepakati bersama demi kesejahteraan petani lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!