Manggar, Belitung Timur – Pada hari Senin tanggal 14 September 2026 pukul 07.00 wib, bertempat di SPBU Padang Kecamatan Manggar telah dilaksanakan peninjauan langsung ke lapangan terkait tindak lanjut permasalahan BBM di Wilayah Kabupaten Belitung Timur. Langkah cepat ini diambil oleh Pemerintah Kabupaten Belitung Timur guna merespons keluhan masyarakat dan memastikan keadilan distribusi energi di wilayahnya.
Dipimpin langsung oleh Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten bersama Wakil Bupati Khairil Anwar dan Ketua DPRD Fezzi Uktolseja, jajaran eksekutif bergerak bersama memantau kondisi riil di lapangan. Turut hadir mendampingi dalam peninjauan tersebut Sekda Kabupaten Beltim Erna Kunondo, Kepala Kesbangpol Evi Nardi, Kepala Satpol PP Novis Ezuar, Kepala Diskominfo, Kepala Ekbang, serta Camat Manggar. Kehadiran tim lengkap ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemkab Beltim dalam melindungi hak masyarakat, khususnya para pengguna BBM bersubsidi yang belakangan ini kerap menghadapi kendala antrean panjang.
Bupati Kamarudin Muten menegaskan bahwa kestabilan pasokan energi merupakan urusan krusial yang berdampak langsung pada roda perekonomian daerah. Oleh karena itu, Pemkab Beltim bersama seluruh jajaran dinas teknis dan kewilayahan tidak akan tinggal diam jika ditemukan adanya hambatan atau ketidakberesan dalam penyaluran di tingkat pangkalan maupun SPBU.
“Fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM), menjaga stabilitas wilayah, dan melindungi hak masyarakat pengguna BBM bersubsidi di wilayah Belitung Timur. Kita ingin memastikan stok yang dikirim aman dan sistem antrean di lapangan bisa diurai dengan baik,” tegas Bupati Beltim Kamarudin Muten.
Dalam sidak tersebut, jajaran Pemkab Beltim berkoordinasi intensif dengan Kapolres Beltim AKBP Dr. Husni Thamrin, Danyonif TP 845/KS Letkol Inf Barlian Prabowo, Danpos AU Kapten Erwin Joniarta, serta Mandor SPBU Padang Jumhari untuk memetakan solusi jangka pendek dan jangka panjang. Pemkab Beltim berharap langkah taktis pasca Rapat Koordinasi ini dapat mengantisipasi celah penyalahgunaan BBM bersubsidi dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemkab Beltim melalui sinergi OPD terkait beserta aparat gabungan TNI-Polri akan meningkatkan monitoring, pengawalan, dan pengamanan berkala di seluruh titik distribusi. Pengawasan ketat ini diharapkan mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sehingga seluruh aktivitas pengisian BBM di Belitung Timur dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.












