Gantung, Belitung Timur – Menghadapi tantangan musim kemarau panjang yang kering dan berdebu, Komando Rayon Militer (Koramil) 414-03/Gantung mengambil langkah nyata. Dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Danramil, Pelda Aprianto, seluruh personel bahu-membahu menyulap lingkungan markas menjadi area yang bersih dan sehat pada Jumat (11/09/2026).
Aksi resik markas ini bukan sekadar agenda rutin. Bagi Pelda Aprianto, kebersihan markas adalah cerminan kesiapan aparat dalam melayani masyarakat. Di tengah cuaca ekstrem yang membuat debu mudah beterbangan, menjaga sanitasi kantor menjadi prioritas utama agar pelayanan kepada warga Kecamatan Gantung tetap berjalan prima.
Namun, aksi prajurit TNI di Belitung Timur ini tidak berhenti di dalam pagar markas. Usai memastikan area kantor bersih dan rapi, Pelda Aprianto bersama anggotanya langsung bergerak ke pemukiman warga binaan. Mereka membawa paket tali asih sebagai bentuk kepedulian nyata dan kedekatan emosional antara TNI dan rakyat di masa-masa sulit kemarau.
“TNI harus selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun membantu meringankan beban sosial warga, terlebih di cuaca kering seperti sekarang,” ujar Pelda Aprianto di sela-sela kegiatan.
Tidak kalah penting, menyikapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengintai selama musim kemarau, personel Koramil 414-03/Gantung melanjutkan aksi hari itu dengan menggelar patroli wilayah secara intensif. Pemantauan difokuskan pada titik-titik rawan api di sekitar Kecamatan Gantung guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, aman, dan bebas dari bencana kebakaran.
Melalui sinergi aksi bersih, kepedulian sosial, dan kewaspadaan dini ini, Koramil 414-03/Gantung membuktikan bahwa menjaga teritorial tidak hanya soal keamanan fisik, tetapi juga tentang merawat humanisme dan kelestarian lingkungan.












