Manggar, Belitung Timur – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) bergerak taktis memanfaatkan momentum program pusat guna mendongkrak pemerataan infrastruktur daerah. Usai mengikuti peresmian serempak Jalan Inpres Daerah (JID) secara virtual oleh Presiden RI dari Ruang Rapat DPUPRPPRKP Beltim,Selasa (22/6/2026). Pemkab Beltim mengonfirmasi telah mengajukan usulan strategis untuk pengembangan kawasan pesisir.
Pemkab Beltim resmi mengusulkan peningkatan ruas jalan menuju objek wisata Pantai Tambak, Kecamatan Damar. Proyek infrastruktur sepanjang 3,9 kilometer tersebut diajukan dengan usulan anggaran mencapai Rp27 miliar. Dimana tahun lalu sudah diajukan tetapi terkendala anggaran dari pusat belum ada. Langkah ini diambil dalam rangka meningkatkan dan memeratakan aksesibilitas transportasi, sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat di sepanjang kawasan pesisir Kecamatan Damar.
Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar yang didampingi oleh Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Bayu Priyambodo, Kepala Dinas PUPRPPRKP Idwan Fikri beserta jajaran serta beberapa Awak Media yang ikut hadir menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur jalan yang mantap harus diimbangi dengan kreativitas pemanfaatan ruang ekonomi. Dirinya berharap akselerasi ekonomi di koridor tersebut tidak hanya bertumpu pada intervensi pemerintah semata, melainkan melibatkan kolaborasi aktif dari elemen masyarakat dan sektor swasta.
“Kami berharap tidak hanya pemerintah yang memperhatikan pertumbuhan ekonomi kawasan, tetapi masyarakat dan swasta juga harus ikut berkolaborasi. Misalkan, melalui pengelolaan lahan di sepanjang jalur menuju Pantai Tambak untuk bersama-sama dikelola menjadi kawasan agro wisata,” ujar Khairil Anwar.
Khairil menambahkan, berdasarkan pengamatannya di lapangan, masih banyak hamparan lahan produktif di sepanjang rute tersebut yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi cluster agro wisata yang disesuaikan dengan karakteristik dan kesesuaian lahannya.
Dengan konsep integrasi ini, masa depan pariwisata di Kecamatan Damar diharapkan tampil lebih variatif dan memiliki daya tarik berlapis bagi para pelancong.
“Melalui kolaborasi ini, wisatawan yang datang nantinya tidak hanya melulu menikmati suasana pantai. Mereka juga bisa singgah di kebun buah, menikmati kuliner di warung makan tematik, atau menikmati fasilitas wisata memancing di sepanjang jalur tersebut,” pungkas Wakil Bupati Beltim.
Agenda yang berlangsung di Ruang Rapat DPUPRPPRKP Beltim ini berjalan dengan tertib dan lancar. Usulan anggaran senilai Rp27,72 miliar tersebut kini siap dikawal oleh instansi teknis agar dapat segera terealisasi melalui dukungan penganggaran dari pemerintah pusat.












