Terima Tim BRIN, Bupati Kamarudin Muten Dukung Riset Arsip Ambach Cursus Dan Vihara Dewi Kwan Im Untuk Dongkrak Wisata Beltim

Manggar, Belitung Timur – Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, secara resmi menerima kunjungan Tim Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Ruang Kerja Bupati pada Selasa (02/06/2026). Audiensi ini membahas agenda strategis terkait kegiatan riset kearsipan di dua situs bersejarah penting yaitu Ambach Cursus (AC) atau SMK Stannia Manggar, dan Kawasan Wisata Vihara Dewi Kwan Im.

Dalam pertemuan tersebut, tim peneliti BRIN memaparkan rencana kerja mereka yang akan melangsungkan riset intensif selama kurang lebih 8 hari di Kabupaten Belitung Timur. Riset ini bertujuan menyelamatkan memori kolektif daerah sekaligus merumuskan cetak biru pengembangan wisata berbasis sejarah ilmiah.

Berikut adalah poin-poin penting dan komitmen yang dihasilkan dari audiensi tersebut :
1. Komitmen Pemkab Beltim : Sains untuk Sektor Pariwisata.
– Dukungan Penuh Pemerintah : Didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Beltim, Mudiarsono, Bupati Kamarudin Muten menegaskan dukungan total Pemerintah Daerah terhadap kelancaran riset selama 8 hari ke depan.

– Sinergi Dua Sektor : Bupati berharap hasil akhir penelitian ini memberikan kontribusi ganda, yaitu memajukan khazanah ilmu pengetahuan di Indonesia dan menjadi motor penggerak baru bagi sektor pariwisata lokal.

– Target Storynomics Wisata : Riset diarahkan untuk melahirkan narasi sejarah (storytelling) yang kuat, sehingga objek wisata di Beltim memiliki daya tarik edukatif yang bernilai tinggi bagi wisatawan global.

2. Fokus Objek Riset 8 Hari ke Depan
– Ambach Cursus (AC) / SMK Stannia : Tim BRIN fokus meneliti arsip otentik sekolah teknik pertama era kolonial (1928) ini guna menyusun dokumen pengusulan situs sebagai bagian dari Memori Kolektif Dunia.

– Kawasan Vihara Dewi Kwan Im : Peneliti akan menggali dokumen historis terkait jalur migrasi pekerja tambang kuno dan akulturasi budaya di kaki Gunung Burung Mandi untuk memperkuat identitas wisata religi Belitung Timur.

“Kami sangat mendukung penuh kegiatan riset dari tim BRIN ini. Saya berharap penelitian ini tidak hanya membawa dampak positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia, namun juga secara nyata mendukung pembangunan sektor pariwisata, khususnya yang ada di Kabupaten Belitung Timur,” tegas Bupati Kamarudin Muten di akhir audiensi.

Melalui kolaborasi erat antara BRIN, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta pelaku pariwisata, dokumen sejarah yang selama ini tersembunyi diharapkan dapat bertransformasi menjadi aset ekonomi kreatif yang menyejahterakan masyarakat Beltim. (Risda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!