Manggar, Belitung Timur mediakota.com– Pantai Nyiur Melambai di Desa Lalang, Kecamatan Manggar, mendadak riuh oleh gemuruh tabuhan musik tradisional pada Jumat (15/5/2026) malam.
Ratusan warga memadati kawasan pesisir untuk menyaksikan Opening Ceremony Pementasan Karya Seni Pertunjukan Pinang Gading Begawai.
Acara yang mengusung tema “Merajut Asa dalam Seni Tradisi Nusantara” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar dengan dihadiri oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ibu Ni.K. Wardani Pradnya Dewi, S.S.,M.A, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Forkopimda Beltim, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Camat Manggar, Kepala Desa Lalang Kecamatan Manggar, Ketua Sanggar Pinang Gading, Ketua LAM Belitung Timur, perwakilan Bank Sumsel Babel Cabang Manggar, Kepala PT. Honda, Ketua Sanggar Tari se-Kabupaten Belitung Timur serta tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga identitas budaya lokal di tengah gempuran modernisasi.
“Pinang Gading Begawai bukan sekadar tontonan, melainkan tuntunan bagi generasi muda untuk merajut kembali nilai-nilai luhur tradisi Nusantara langsung dari bumi laskar pelangi,” ujar Khairil Anwar di atas panggung yang berlatar belakang deburan ombak malam.
Khairil Anwar juga menyampaikan apresiasi mendalam terhadap seluruh pihak yang terlibat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, para pelaku seni, komunitas budaya, generasi muda, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menghadirkan pertunjukan budaya ini,” ujar Khairil.
Ia menambahkan bahwa esensi dari kegiatan ini melampaui sekadar hiburan visual. “Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga bentuk nyata upaya kita menjaga identitas, merawat tradisi, dan memperkuat jati diri masyarakat Belitung Timur,” tegasnya
Melalui karya seni pertunjukan ini, masyarakat diajak untuk mengenang warisan budaya sekaligus menyampaikan pesan kuat kepada generasi muda. Kebudayaan daerah harus terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akar nilai-nilai lokalnya.
Lebih lanjut, Khairil Anwar memaparkan dampak multiplier effect dari sektor kebudayaan terhadap pariwisata dan roda ekonomi daerah.
“Saya juga berharap kegiatan ini dapat menjadi daya tarik budaya dan pariwisata daerah. Seni dan budaya memiliki kekuatan besar dalam memperkenalkan Belitung Timur kepada masyarakat luas. Ketika budaya kita tampil dengan baik, maka bukan hanya nilai seni yang hadir, tetapi juga peluang ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan citra daerah,” imbuh Wabup.
Di akhir sambutannya, Khairil menitipkan pesan khusus yang menyentuh bagi para penerus bangsa di Bumi Laskar Pelangi.
“Kepada para generasi muda, Saya berpesan agar terus mencintai budaya sendiri. Jadilah pewaris budaya yang kreatif, inovatif, dan bangga terhadap kearifan lokal daerahnya,” pungkasnya
Setelah sambutan dilakukan penabuhan hadrah sebagai simbol dibukanya Opening Ceremony Pementasan Karya Seni Pertunjukan Pinang Gading Begawai dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Dan sebagai suguhan utama, Sanggar Pinang Gading memukau penonton lewat kolaborasi epik tari kontemporer dan teater rakyat. Penampilan ciamik tersebut berhasil memvisualisasikan filosofi kebersamaan masyarakat pesisir Belitung secara mendalam. Event budaya ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif sektor UMKM di sekitar Pantai Nyiur Melambai. (Risda)












