Tak Sekadar Pilih Ketua Umum, Munas Ke VI KBPP Polri Tegaskan Arah Baru Organisasi yang Solid, Kuat, Modern dan Mandiri

Jakarta, MEDIAKOTA.COM,-
Munas VI KBPP Polri tahun 2026 resmi digelar hari ini (15/5) di Jakarta, agenda utamanya adalah pemilihan Ketua Umum periode 2026–2031.

Hingga saat ini, hasil resmi penetapan ketua umum baru belum diumumkan secara final oleh panitia Munas.

Namun, Evita Nursanty diketahui kembali mencalonkan diri dan telah mengantongi dukungan dari 31 Pengurus Daerah (PD) KBPP Polri dari total 34 PD. Se-Indonesia.

Ketua Umum Evita Nursanty yang kembali mencalonkan diri ketika diwawancara di sela acara Munas mengatakan Munas KBPP Polri Ke VI sekarang ini adalah momentum penting dalam menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.

Sebagai forum tertinggi organisasi yang digelar setiap lima tahun sekali, Munas tidak hanya berfokus pada pemilihan Ketua Umum baru, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi nasional untuk memperkuat struktur organisasi, menyusun program kerja strategis, serta mempertegas visi besar organisasi ke depan.

Dalam keterangannya di sela pelaksanaan Munas, Evita Nirsanty menegaskan bahwa KBPP Polri akan tetap mempertahankan visi organisasi yang selama ini diusung, yakni “Solid, Kuat, Modern, dan Berwibawa,” dengan penambahan satu nilai utama, yaitu “Mandiri”.

“Visi organisasi tidak perlu diubah. Tinggal ditambahkan menjadi organisasi yang solid, kuat, modern, berwibawa, dan mandiri. Ini penting agar KBPP Polri semakin matang sebagai organisasi kepemudaan yang mampu berdiri kuat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Munas ke VI sekarang ini juga menegaskan penguatan struktur organisasi mulai dari Dewan Pembina yang diketuai Kapolri bersama jajaran pejabat utama Polri, Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, hingga jajaran pengurus di seluruh tingkatan. Struktur tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga arah organisasi tetap selaras dengan semangat pengabdian dan kebangsaan.

Tak hanya fokus pada penguatan internal, KBPP Polri juga terus memperluas peran sosial di tengah masyarakat. Berbagai kegiatan kemanusiaan rutin dilakukan, mulai dari bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu, kaum tunawisma, hingga kegiatan sosial di lembaga pemasyarakatan perempuan.

Di bidang kepemudaan dan olahraga, KBPP Polri aktif melaksanakan turnamen sepak bola usia dini yang telah berjalan empat kali, serta kejuaraan taekwondo yang kini memasuki pelaksanaan ketiga.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak bibit-bibit unggul generasi muda sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan melalui olahraga.

“Olahraga menjadi sarana membangun kebersamaan, disiplin, dan persatuan generasi muda. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi bagaimana membangun karakter anak bangsa,” tambahnya.

Selain itu, organisasi juga mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat sektor hingga resor. KBPP Polri menegaskan posisinya sebagai mata dan telinga masyarakat yang hadir membantu menjaga stabilitas lingkungan sekaligus menjadi mitra strategis dalam pembangunan sosial.

Melalui Munas ini, KBPP Polri menegaskan komitmennya untuk terus bergerak adaptif menghadapi tantangan zaman, memperkuat solidaritas organisasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat dan generasi muda Indonesia. (f/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!