Manggar, Belitung Timur – PT. Mitra Cipta Argo (PT. MCA) bekerjasama dengan Distangan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melakukan Sosialisasi Pengenalan Teknologi Pupuk Mikro Majemuk untuk peningkatan produktivitas yang digelar di Ruang Satu Hati Bangun Negeri (SHBN) Pemkab Beltim. Selasa (28/4/2026) pukul 09.00 WIB.
Hadir Bupati Beltim yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ikhwan Fahrozi yang sekaligus membuka acara. Juga hadir Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Bayu Priyambodo, Plt Kadistangan Beltim Heru Indramarta, Narasumber Prof. Dr.Ir. Didiek Hadjar Goenadi, M.Sc.,APU selaku Ahli Tanah dan Pupuk, Perwakilan PT. Mitra Cipta Agro Harry Basuki Tjahaja Purnama, para Pimpinan Perusahaan Kelapa Sawit di Kabupaten Beltim, serta para Praktisi Perkebunan dan Petani Swadaya di wilayah Kabupaten Beltim.
Di kegiatan Sosialisasi Teknologi Pupuk Mikro Majemuk, Prof. Didiek Hadjar Goenadi memaparkan tentang upaya meningkatkan efisiensi pemupukan dan produktivitas tanaman melalui asupan hara mikro yang presisi.
Prof Didiek Hadjar Goenadi, sebagai tenaga ahli riset di PT Pupuk Indonesia (Holding Company) dan Ketua Umum Asosiasi Inventor Indonesia (AII), mengedukasi tentang pentingnya integrasi unsur mikro dalam pupuk majemuk untuk mengatasi defisiensi hara di lahan marginal.
” meskipun dibutuhkan dalam jumlah sedikit, unsur mikro (seperti Zn, Fe, Cu, Mn, B, dan Mo) sangat krusial bagi proses metabolisme tanaman yang tidak bisa digantikan oleh pupuk makro (NPK) saja,” ujarnya.
Lanjutnya lagi, Namun Teknologi ini dirancang untuk memastikan hara mikro tersedia secara merata dalam setiap butiran pupuk, sehingga penyerapan oleh tanaman lebih optimal dibandingkan dengan aplikasi hara mikro secara terpisah.
” Dan Penerapannya sering pada Komoditas Strategis yaitu tanaman perkebunan (seperti kelapa sawit) dan tanaman pangan (seperti jagung di lahan kering) guna mendukung ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Menurutnya, produk ini hasil inovasi yang telah dipatenkan, seperti teknologi pupuk berbasis hayati dan pembenah tanah, yang bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah sekaligus menyediakan nutrisi.
Seusai acara, perwakilan dari PT. Mitra Cipta Agro, Harry Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Aban mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk pengetahuan mengenai pupuk dan tanah yang ada di Belitung khusus Belitung Timur.
” kebetulan kita kenal dengan profesor Didik, Saya ingin sekali petani-petani yang ada di Belitung Timur itu supaya mengetahui dan punya pengetahuan tentang pemupukan itu ada dua macam. Ada namanya pupuk makro dan pupuk mikro,” terangnya.
Menurutnya, kebanyakan Petani lebih mengenal pupuk makro. Dan jenis serta fungsi pupuk, khususnya pupuk mikro selama ini belum banyak dipahami. Padahal, keduanya memiliki peran penting dalam pertumbuhan tanaman.
“Selama ini petani lebih mengenal pupuk makro, padahal pupuk mikro juga penting untuk membantu kesuburan tanaman, seperti vitamin bagi tanaman,” katanya.
Sambungnya lagi, dikesempatan kali ini ada profesor yang bersedia datang untuk memberikan penyuluhan pengetahuan dan sosialisasi mengenai pupuk. Dan hari ini juga Kita dan PT. MCA memberikan sample pupuk kepada masyarakat untuk dicoba secara cuma-cuma, gratis.
“Pupuk mikro yang diperkenalkan memiliki dua jenis, yakni untuk perkebunan kelapa sawit dan untuk tanaman pangan. Pupuk tersebut berfungsi meningkatkan produktivitas, baik dari segi kualitas maupun hasil panen,” tuturnya.
Ia tekankan, walaupun dirinya fokus di bidang pariwisata namun sadar bahwa pertanian juga merupakan tumpuan daerah. Kita pelajari dulu unsur tanahnya. Buat apa kalau ada pariwisata tapi namanya beras kita enggak ada, mau makan susah segala macam.
” jadi ini upaya supaya memberikan pengetahuan perkenalan kepada para petani karena pariwisata itu tidak berdiri sendiri. Karena itu adalah industri yang menyangkut juga termasuk pertanian. Dan siapa tahu Prof Didiek dengan sering ke Belitung Timur, Beliau mau melakukan riset di Belitung Timur kita ini,” pungkasnya.












