Munas Ke-XVI IPSI Adalah Momentum Mencari Kader Terbaik, Pemegang Tongkat Estapet  Ketua Umum Baru

“Munas Ke-XVI IPSI Adalah Momentum Mencari Kader Terbaik, Memegang Tongkat Estapet  Ketua Umum Baru”

Jakarta,-
Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB. IPSI) Ke-XVI baru-baru ini digelar bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, berlangsung sejak 9 hingga 12 April 2026.

Demikian dikatakan Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PP-PSHT), Supomo usai peresmian oleh Presiden Prabowo pada Sabtu
(11/4).

Dikatakan Supomo, Munas ini adalah momen yang sangat penting untuk mencari nahkoda baru setelah Ketua Umum lama yang sekaligus selaku kepala negara dan kepala pemerintahan sudah tidak punya waktu lagi untuk mengurus IPSI.

Presiden Prabowo menyatakan diri tidak lagi maju sebagai ketua umum IPSI dikarenakan kesibukannya yang padat dalam mengurus bangsa dan negara,” ucap Supomo.

“Dengan keputusan Ketum IPSI Prabowo tidak mencalonkan diri kembali maka terbuka peluang bagi tokoh-tokoh pesilat tanah air untuk maju sebagai kandidat,” ucap Owner salah satu sekolah kejuruan (SMK) ini meyakinkan.
Menurutnya, siapapun yang akan mencalonkan diri dan terpilih sebagai Ketua Umum IPSI menggantikan Prabowo adalah yang terbaik buat IPSI kedepan, kami berharap kepada mereka yang terpilih agar mampu membawa atlet-atlet pencak silat Indonesia dikancah internasional untuk mengharumkan nama bangsa melalui olahraga pencak silat,” harapnya.

Ia juga mengatakan dari sekian calon ketum PB IPSI santer berhembus nama Menteri Luar Negeri sekaligus Wakil Ketua Umum IPSI Sugiono akan maju dalam pemilihan Ketum PB IPSI. Meski demikian Supomo berharap figur yang pantas memimpin IPSI adalah mereka yang mengetahui tentang seluk beluk Pencak Silat Indonesia karena pencak silat Indonesia adalah jati diri bangsa.

“Kami berharap semoga ketua umum terpilih nanti mampu membawa IPSI lebih maju dan berkembang sebagai mana yang diharapkan Presiden Prabowo, dan seluruh anggota dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” harap Supomo. (9/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *